Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KBRI Singapura Dukung 'Orchid Extravaganza': Tampilkan Pesona Budaya 8 Wilayah Indonesia Lewat Jalur Flora

Rabu | Juli 08, 2026 WIB Last Updated 2026-07-08T09:26:17Z
Pameran megah yang memadukan unsur seni, budaya, dan flora khas Indonesia ini resmi dibuka di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura, dan akan memanjakan pengunjung mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026. Foto: Kemlu

Laporaninformasi.com (Singapura) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan eksibisi bertajuk Indonesia x Singapore Orchid Extravaganza - Rhythm of the Rainforest. Pameran megah yang memadukan unsur seni, budaya, dan flora khas Indonesia ini resmi dibuka di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura, dan akan memanjakan pengunjung mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.


Eksibisi ini merupakan bagian dari MASA Singapore 2026, sebuah program promosi ekonomi kreatif terpadu Indonesia di Singapura yang berlangsung sepanjang tahun. Inisiatif strategis tersebut sengaja dirancang untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya serta kreativitas lokal ke panggung global, sekaligus mendongkrak daya tarik pariwisata Nusantara di mata internasional.


Prosesi pembukaan pameran dihadiri langsung oleh pejabat tinggi kedua negara, di antaranya Menteri Pembangunan Nasional, Perdagangan, dan Industri Singapura, Alvin Tan; Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar; serta Wakil Kepala Perwakilan RI Singapura, Thomas Ardian Siregar.


Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar memaparkan bahwa kolaborasi dengan salah satu destinasi wisata ikonik dunia ini berhasil menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni berskala besar.


Menariknya, seluruh instalasi mahakarya tersebut dibangun untuk merepresentasikan karakteristik unik dari delapan kawasan geografis di Indonesia, yaitu Sumatra, Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Papua.


Melalui penataan kelola ruang yang apik, pengunjung internasional diajak seolah-olah "menjelajahi" keindahan alam dan budaya Indonesia dari barat hingga ke timur hanya dalam satu area pameran.


Selain karya seni pahat dan instalasi, daya tarik utama yang menjadi primadona pameran ini adalah kehadiran lebih dari 7.000 tanaman anggrek yang mekar sempurna. Koleksi masif tersebut mencakup berbagai macam spesies dan varietas anggrek langka asli Indonesia.


Perpaduan antara keasrian flora tropis dan mahakarya seni ini sukses menciptakan lanskap spektakuler di dalam Flower Dome.


“Perpaduan flora dan karya seni ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman unik yang menggambarkan kekayaan hayati serta keragaman budaya Nusantara kepada para pengunjung internasional,” pungkas Wamen Ekraf Irene Umar.


Melalui nation branding yang dikemas secara estetik dan modern ini, Indonesia optimis dapat menarik minat lebih banyak wisatawan asing untuk berkunjung langsung dan merasakan keajaiban alam Nusantara. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update