Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gandeng Polresta, Disdagin Tanjungpinang Siap Tindak Tegas Penimbun dan Pelanggar HET MinyaKita

Sabtu | Juli 18, 2026 WIB Last Updated 2026-07-18T05:40:56Z
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang bersama Satgas Pangan Polresta Tanjungpinang resmi memperketat pengawasan penjualan minyak goreng bersubsidi, MinyaKita, Jumat (17/7/2026). Foto: Diskominfotjpinang

Laporaninformasi.com (Tanjungpinang) — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang bersama Satgas Pangan Polresta Tanjungpinang resmi memperketat pengawasan penjualan minyak goreng bersubsidi, MinyaKita. Langkah tegas ini diambil menyusul adanya laporan mengenai ulah oknum pedagang nakal yang menjual komoditas tersebut di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).


Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menegaskan bahwa operasi pengawasan ini akan menyasar seluruh lini, mulai dari tingkat distributor, agen, hingga pengecer di pasar-pasar tradisional.


"Benar, ini sudah kami pantau dan akan turun ke lapangan. Memang ada beberapa pedagang yang nakal menjual MinyaKita di atas HET. Ini akan kami tindak bersama Satgas Pangan," kata Riany usai memeriksa ketersediaan stok di gudang distributor CV Bintang Perkasa, Jumat (17/7/2026).


Riany mengakui, selama ini pihaknya belum menangkap tangan pedagang yang melakukan pelanggaran tersebut secara langsung. Hal ini diduga karena para petugas di lapangan selalu menggunakan pakaian dinas resmi, sehingga keberadaannya mudah dikenali dan dihindari oleh para pedagang nakal.


Guna menyiasati hal tersebut, Disdagin menyusun strategi pengawasan lebih lanjut dengan metode yang lebih senyap agar dapat memotret kondisi riil di pasar secara akurat.


Disdagin juga memperingatkan para pelaku usaha agar tidak mencoba-coba melakukan penimbunan atau menyalahgunakan jalur distribusi. Jika terbukti melanggar, sanksi tegas dipastikan menanti melalui koordinasi dengan Satgas Pangan Polresta Tanjungpinang.


Di sisi lain, masyarakat Tanjungpinang diminta tidak perlu panik mengenai ketersediaan barang. Berdasarkan hasil pengecekan di gudang distributor, stok MinyaKita di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau ini dipastikan sangat aman, yakni berada di angka 16.658 karton atau setara dengan 199.896 liter.


Jumlah tersebut dipastikan akan segera melonjak hingga total 26.622 karton atau setara 319.464 liter seiring adanya jadwal pengiriman pasokan tambahan dalam waktu dekat.


Riany memaparkan, penurunan volume MinyaKita yang sempat terjadi dalam beberapa pekan terakhir murni disebabkan oleh kendala keterlambatan pengiriman dari wilayah pemasok utama seperti Dumai, Medan, dan Jakarta. Namun saat ini, jalur logistik sudah kembali normal dan pasokan ke masyarakat dipastikan kembali stabil.


Menutup keterangannya, Riany mengimbau kepada seluruh pedagang agar selalu mengambil pasokan MinyaKita dari jalur dan distributor resmi guna menjaga stabilitas harga. Di sisi lain, masyarakat juga diminta ikut proaktif dalam melakukan pengawasan mandiri.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli MinyaKita yang dijual di atas HET. Jika menemukan pelanggaran, silakan laporkan kepada kami. Harga MinyaKita sesuai ketentuan pemerintah adalah Rp15.700 per liter," pungkas Riany. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update