Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Antisipasi Begal dan Tawuran, Brimob Polda Metro Jaya Tanggap Evakuasi Kebakaran Rumah di Bekasi

Rabu | Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T08:33:35Z
Personel Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden kebakaran rumah di Gang Bintara VI A, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu (15/7/2026). Foto: Divhumaspolri

Laporaninformasi.com (Bekasi) – Personel Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden kebakaran rumah di Gang Bintara VI A, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu (15/7/2026) dini hari.


Aksi tanggap darurat ini dilakukan di tengah jalannya patroli rutin antisipasi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Begitu menerima laporan melalui layanan darurat 110, tim patroli langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan area sekitar demi memastikan proses pemadaman berjalan aman dan kondusif. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Selain merespons insiden kebakaran, personel Batalyon D Pelopor yang bersinergi dengan jajaran Polsek Bekasi Barat juga memperketat pengamanan melalui patroli rayonisasi. Langkah ini menyasar sejumlah titik rawan kriminalitas, seperti Jalan Harapan Indah Boulevard, Jalan Sultan Agung, Jalan Kranji, Jalan Jenderal Sudirman, hingga berbagai kawasan fasilitas pelayanan publik.


Patroli skala ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran, pembegalan, balap liar, serta tindak kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan warga pada malam hingga dini hari.


Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar menjaga kondusifitas wilayah, melainkan bentuk nyata pelayanan prima dan respons cepat kepolisian terhadap aduan masyarakat.


"Kehadiran personel Brimob di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Setiap informasi yang diterima harus ditindaklanjuti dengan cepat agar potensi risiko dapat diminimalkan dan masyarakat merasa aman," ujar Kombes Pol. Henik Maryanto saat dikonfirmasi.


Menariknya, usai situasi di lokasi kebakaran dinyatakan sepenuhnya aman dan terkendali, personel tidak langsung bertolak pulang. Sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, para petugas menyempatkan diri untuk melaksanakan ibadah salat Subuh berjamaah bersama warga setempat. Setelah itu, tim kembali ke markas komando (Mako) guna melakukan pengecekan menyeluruh terhadap personel, perlengkapan, persenjataan, dan kendaraan taktis.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, baik terhadap potensi gangguan keamanan maupun bahaya kebakaran, salah satunya dengan rutin memeriksa kelaikan instalasi listrik di rumah masing-masing. Warga juga diingatkan untuk tidak ragu memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 jika darurat, agar laporan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update