Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sambut 22 Atase Pertahanan Dunia, Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra Promosikan Industri Galangan Kapal

Kamis | Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T02:29:55Z
(Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra bersama 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026). Foto : MCB

Laporaninformasi.com (Batam) - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut kunjungan resmi 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Defence Attache Tour 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI).


Kegiatan tahunan ini menjadi momentum strategis bagi Pemko Batam untuk memperkenalkan posisi geografis Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ), pusat investasi, sekaligus gerbang perbatasan yang krusial dalam menjaga stabilitas maritim kawasan. Selain itu, agenda ini difokuskan untuk memamerkan geliat industri pertahanan nasional, khususnya di sektor galangan kapal (shipyard).


Kepala Delegasi Kemhan RI, Kolonel Infanteri Troy Hutagalung, menjelaskan bahwa para delegasi yang hadir berasal dari berbagai belahan dunia, di antaranya Rusia, Inggris, Prancis, Jerman, Tiongkok, Jepang, Australia, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Brunei Darussalam, hingga Maroko.


“Program ini merupakan agenda rutin Kemhan RI. Kami mengundang para atase pertahanan untuk melihat secara langsung perkembangan industri pertahanan Indonesia, termasuk industri maritim dan galangan kapal yang memiliki potensi kerja sama pertahanan maupun ekonomi,” kata Troy.


Dalam sambutannya, Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas dipilihnya Batam sebagai destinasi utama bagi para perwakilan militer dunia tersebut. Menurutnya, kehadiran para atase pertahanan ini merupakan sinyal positif kepercayaan internasional terhadap stabilitas keamanan di Batam.


“Batam berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai faktor paling utama yang mendukung iklim investasi di Batam agar terus berkembang,” tegas Li Claudia.


Ia menambahkan, terjaminnya keamanan di wilayah perbatasan terbukti ampuh mendongkrak laju pembangunan daerah dan menarik minat investor asing untuk menanamkan modal di kota berbentuk kalajengking ini.


Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat membuka keran sinergi yang lebih luas dengan negara-negara sahabat, baik di sektor penguatan keamanan wilayah perbatasan maupun kemitraan ekonomi sekunder.


“Terima kasih kepada Kementerian Pertahanan RI yang telah memilih Batam sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini. Semoga pertemuan ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat sinergi strategis, dan memberikan kesan positif selama berada di Batam,” pungkas srikandi politik tersebut. *red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update