Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wamenhan Donny Ermawan Resmikan Apotek Farmasi Pertahanan dan Kafe Jamu Rempah di RSPPN Soedirman

Selasa | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T10:06:22Z

Kementerian Pertahanan RI sekaligus Kafe Jamu Rempah di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) Soedirman, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Kemenhan

Laporaninformasi.com (Jakarta) – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan, meresmikan Apotek Farmasi Pertahanan Baharwathan (Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan) Kementerian Pertahanan RI sekaligus Kafe Jamu Rempah di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) Soedirman, Jakarta, Selasa (14/7/2026).


Sebelum prosesi peresmian, Wamenhan terlebih dahulu melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas medis unggulan di RSPPN dr. Suyoto. Beberapa fasilitas yang ditinjau meliputi layanan Imunologi, Digital Subtraction Angiography (DSA), hingga layanan Traditional Chinese Medicine (TCM). Inspeksi ini dilakukan guna memastikan kesiapan total layanan kesehatan penunjang bagi prajurit TNI, keluarga besar Kemhan, serta masyarakat umum.


Peresmian apotek ini merupakan tindak lanjut konkret dari arahan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam memperkuat infrastruktur pelayanan kefarmasian di lingkungan Kemhan. Selain itu, langkah ini diambil untuk memperluas akses obat-obatan yang aman, bermutu, dan terjangkau, sekaligus menyokong kemandirian sektor farmasi pertahanan nasional.


Pembangunan fasilitas ini merupakan buah dari sinergi erat antara Baharwathan Kemhan dengan RSPPN dr. Suyoto. Dengan memaksimalkan kompetensi para apoteker serta tenaga ahli internal Baharwathan, operasional apotek ini dikelola secara mandiri oleh Koperasi Primadaya Bersama Baharwathan Kemhan.


Dalam laporannya, Kepala Baharwathan Kemhan, Laksamana Madya TNI Supo Dwi Diantara, menyampaikan bahwa seluruh aspek legalitas, pemenuhan sarana prasarana, hingga kesiapan sumber daya manusia (SDM) telah rampung dipenuhi sejak Juni 2026, diikuti dengan agenda soft opening yang berjalan lancar pada awal Juli 2026.


“Apotek farmasi pertahanan diharapkan menjadi fasilitas pelayanan kefarmasian yang mampu menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan mudah diakses. Apotek ini juga mendukung penguatan kemandirian farmasi pertahanan melalui tata kelola yang profesional dan efektif,” tegas Wamenhan Donny Ermawan dalam sambutannya.


Agenda peresmian strategis ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi kementerian, di antaranya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Sesbaharwathan Kemhan, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Kemhan, serta para pejabat Eselon II di lingkungan Kemhan. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update