Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sukses Bangun Ekosistem Syariah dan Zona KHAS, Pemprov Kepri Raih Penghargaan Nasional

Kamis | Juli 09, 2026 WIB Last Updated 2026-07-09T09:50:40Z
Penganugerahan Adinata Syariah 2026 yang berlangsung di Auditorium Bank Mega, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). Foto: Diskominfokepri

Laporaninformasi.com (Jakarta) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemprov Kepri sukses menyabet juara ketiga dalam ajang penghargaan bergengsi Penganugerahan Adinata Syariah 2026 yang berlangsung di Auditorium Bank Mega, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026) malam.


Penghargaan yang diinisiasi oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bekerja sama dengan CNN Indonesia ini, merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi pemerintah daerah yang dinilai inovatif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.


Dalam ajang tahun ini, Provinsi Kepri berhasil membawa pulang penghargaan untuk dua kategori sekaligus, yaitu Kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah serta Kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda) Provinsi Kepri, Aries Fhariandi, yang hadir mewakili Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.


Keberhasilan Pemprov Kepri ini didasarkan pada konsistensi daerah dalam menggalakkan sosialisasi ekonomi syariah yang menyasar berbagai lini masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, perguruan tinggi, hingga komunitas warga. Langkah tersebut diperkuat dengan masifnya pelaksanaan seminar, program digital, dan kampanye daerah yang berdampak pada melonjaknya pemahaman masyarakat terkait keuangan syariah.


Selain fokus pada literasi, Pemprov Kepri juga dinilai aktif memfasilitasi serta mengedukasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai pentingnya sertifikasi halal. Komitmen ini membuahkan hasil signifikan dengan meningkatnya kesadaran halal (halal awareness) di kalangan pedagang lokal dan industri kreatif, guna menjamin produk yang aman dan berkah.


Sebagai daerah kepulauan yang strategis, Kepri juga dinilai sukses membangun ekosistem pariwisata ramah muslim. Salah satu terobosan konkretnya adalah pengembangan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) yang terbukti mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih bagi para wisatawan yang berkunjung.


Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia sekaligus tokoh ekonomi syariah nasional, KH Ma’ruf Amin yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, apresiasi yang diperoleh pemerintah daerah merupakan buah manis dari komitmen, kolaborasi, dan inovasi yang kuat dalam memajukan ekonomi syariah di tanah air.


Sementara itu, Kepala Bappeda Kepri, Aries Fhariandi menegaskan bahwa pencapaian ini tidak membuat Pemprov Kepri berpuas diri. Sebaliknya, penghargaan ini akan menjadi motor penggerak dan mempertegas komitmen daerah untuk terus mengembangkan ekosistem syariah yang ramah bagi semua pihak.


"Capaian ini tentu akan menjadi motivasi bagi kami di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk terus mewujudkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan ke depan," ujar Aries usai menerima penghargaan. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update