Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemenpar Jadikan Paket Wisata Open Trip Pilot Project Genjot Wisatawan Domestik

Sabtu | Juli 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T01:15:33Z
Kementerian Pariwisata menggelar Sales Mission (Misi Penjualan) Wisata Open Trip Pasar Domestik di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026). Foto: Kemenpar

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Sales Mission (Misi Penjualan) Wisata Open Trip Pasar Domestik di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif berwisata di dalam negeri melalui pilihan paket perjalanan yang terjangkau dan berkualitas.


Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa kegiatan yang berpusat di The Jogja Hotel & Conference Center tersebut merupakan pilot project Kemenpar dalam mengembangkan potensi paket wisata open trip yang kian populer.


"Kegiatan ini menjadi peluang bagi industri pariwisata nasional untuk menghadirkan produk wisata yang ringan, variatif, dan kompetitif sehingga masyarakat semakin tertarik serta memiliki lebih banyak pilihan untuk berwisata #DiIndonesiaAja," ujar Menpar Widiyanti dalam keterangan resminya, Jumat (24/7/2026).


Menurut Widiyanti, fleksibilitas konsep open trip—dengan kepastian rute, jadwal, fasilitas, hingga transparansi harga—menjadi daya tarik utama. Model perjalanan ini dinilai sangat adaptif untuk memenuhi kebutuhan berbagai lini pasar, mulai dari kalangan sekolah, komunitas, instansi pemerintah, perbankan, hingga korporasi yang rutin mengadakan kegiatan gathering maupun study tour.


Inisiatif Kemenpar ini juga sejalan dengan tren positif pergerakan wisatawan nusantara (wisnus). Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pergerakan wisnus sepanjang tahun 2025 menembus 1,20 miliar perjalanan, atau tumbuh 17,53 persen secara tahunan (year-on-year). Tren positif ini berlanjut pada periode Januari–Mei 2026 yang telah mencapai 523,22 juta perjalanan.


Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan forum bertajuk Open Trip Table Top Bangga Berwisata di Indonesia ini dirancang sebagai ruang temu bisnis (B2B) yang efektif bagi para pelaku usaha pariwisata.


"Kami menghadirkan sellers yang menawarkan paket dan produk wisata variatif dengan beragam pengalaman menarik sehingga mampu menjawab kebutuhan segmen pasar yang terus berkembang, khususnya generasi muda yang semakin meminati konsep open trip," terang Made.


Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Erwita Dianti, membeberkan bahwa ajang ini mempertemukan 16 sellers terkurasi dengan 45 buyers potensial melalui format table top meeting berkonsep rotasi meja.


Para pelaku industri (sellers) yang terlibat mencakup pengelola desa wisata, biro perjalanan, operator tur, hingga moda transportasi. Beberapa di antaranya yakni Desa Wisata Wukirsari, Desa Wisata Tinalah, Kampung Wisata Purbayan, Badan Pelaksana Otorita Borobudur, PT KAI dan KAI Wisata, serta berbagai biro perjalanan nasional.


"Melalui diskusi yang lebih intensif, kami berharap tercipta kerja sama bisnis yang konkret dan berkelanjutan untuk memperkaya pilihan produk wisata domestik sekaligus memperkuat daya saing industri pariwisata Indonesia," kata Erwita. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update