Laporaninformasi.com (Jakarta) — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Sidang Kabinet Paripurna tersebut digelar khusus dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan sekaligus mempercepat berbagai program prioritas pemerintah menjelang penghujung dua tahun masa kerja Kabinet Merah Putih.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran kabinet dalam menghadapi dinamika geopolitik global. Presiden mengingatkan pentingnya keyakinan terhadap kekuatan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh.
Keyakinan tersebut, menurut Presiden, diwujudkan melalui sejumlah langkah strategis nasional, antara lain konsolidasi aset negara melalui Danantara, dimulainya Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Abadi Masela untuk ketahanan energi, hingga percepatan digitalisasi sistem perlindungan sosial agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
Ke depan, pemerintah berkomitmen mempercepat implementasi program di sektor pendidikan, layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat yang merata.
Kehadiran Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dalam sidang tersebut mempertegas komitmen Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk terus mengawal dan mendukung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Kemhan berfokus pada penguatan pertahanan negara, peningkatan profesionalisme prajurit TNI, serta penguatan sinergi antarkementerian dan lembaga guna menjaga kedaulatan, keamanan, serta kepentingan nasional di tengah tantangan global. *Jel/red*
