Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gandeng Sari Roti, Wamensos Lepas Ratusan KPM PKH Jadi Penjual Roti Bersepeda

Kamis | Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T04:43:28Z
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meresmikan langsung program ini dengan melepas secara simbolis 100 penjual roti keliling bersepeda di halaman Grha Bung Karno, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). Foto: Kemensos

Laporaninformasi.com (Klaten) – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menjalin kolaborasi dengan PT Sari Roti untuk meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bagi ratusan keluarga miskin. Sebagai langkah awal, sebanyak 417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah DIY dan Jawa Tengah kini diberdayakan sebagai penjual roti.


Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meresmikan langsung program ini dengan melepas secara simbolis 100 penjual roti keliling bersepeda di halaman Grha Bung Karno, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026).


"Ini awal kita menyeberangi jembatan emas. Yang kemarin belum mandiri, mudah-mudahan setelah (kolaborasi) dengan Sari Roti dan Kemensos ini bisa mandiri, hidup bapak-ibu bisa sejahtera, iso gemuyu (bisa tertawa), kata Pak Presiden Prabowo Subianto," ujar Agus Jabo saat menyemangati para penerima manfaat.


Ia juga berpesan agar para KPM tidak mudah menyerah menghadapi tantangan di lapangan serta meminta para pendamping PKH untuk terus mengawal proses ini.


Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Imam Maskur, serta manajemen PT Sari Roti.


Regional Manager PT Sari Roti, Andi Bramantya Saputra, menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh menyediakan fasilitas penunjang bagi para KPM tanpa dipungut biaya.


Fasilitas Aset Bagi KPM yang tidak memiliki kendaraan, disediakan sepeda keliling. Sementara bagi yang memiliki sepeda motor, akan diberikan box khusus motor. Seluruh aset ini dipinjamkan selamanya dan akan diganti baru jika terjadi kerusakan, Pelatihan Khusus Sebelum terjun ke lapangan, para KPM akan mendapatkan training dan pendampingan langsung dari tim Sari Roti dan Sistem Pendapatan Selama 3 bulan pertama, KPM akan menggunakan sistem komisi (harian dan bulanan) berdasarkan hasil penjualan. Setelah melewati masa awal tersebut, skema akan beralih ke sistem penggajian yang saat ini sedang dimatangkan bersama Kemensos.


Tidak hanya menjadi penjual keliling (hawker), PT Sari Roti juga menerapkan sistem filterisasi untuk menyaring potensi lain dari para KPM agar pemberdayaan berjalan optimal.


"Misalkan ada KPM yang memang pendidikannya mumpuni, itu nanti kita akan rekrut untuk menjadi salesman eksekutif di distributor. Kemudian, nanti ada ibu-ibu yang misalkan memang tidak bisa bergerak luas, itu nanti ada UMKM roti olahan Sari Roti. Jadi semua itu akan berdaya," pungkas Andi. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update