Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Penyakit Kronis Kambuh, Lansia di Purbalingga Meninggal di Atas Pohon Kelapa Setinggi 15 Meter

Sabtu | Juli 18, 2026 WIB Last Updated 2026-07-18T10:32:37Z
Seorang pria lanjut usia berinisial SS ditemukan meninggal dunia dalam posisi tragis di atas pohon kelapa, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (18/7/2026). Foto: Divhumaspolri

Laporaninformasi.com (Purbalingga) – Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial SS (65) ditemukan meninggal dunia dalam posisi tragis di atas pohon kelapa setinggi 15 meter di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (18/7/2026) pagi.


Korban yang diketahui merupakan warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan tersebut diduga mengalami kambuh penyakit kronis saat sedang memetik buah kelapa.


Kapolsek Rembang Iptu Warsono mengungkapkan, peristiwa nahas ini pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban sekitar pukul 08.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, keduanya tiba di kebun kelapa milik warga bernama Sutarno sekitar pukul 08.00 WIB untuk bekerja memetik buah.


Sebelum memanjat, rekan korban sempat mengajaknya untuk sarapan terlebih dahulu. Namun, korban menolak dan memilih untuk langsung memanjat pohon kelapa setinggi belasan meter tersebut.


"Sekitar 10 menit kemudian, saksi melihat korban mendadak terdiam di atas pohon dengan posisi kaki menggantung. Saksi berulang kali memanggil korban dan memukul batang pohon, tetapi tidak ada respons," ujar Iptu Warsono.


Menyadari ada hal yang tidak beres, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat, yang kemudian diteruskan ke Polsek Rembang.


Proses evakuasi jenazah korban berjalan cukup dramatis karena posisi ketinggian pohon dan medan yang membutuhkan keahlian khusus. Pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan Tim SAR Cilacap, BPBD Purbalingga, Damkar Rembang, serta Tim Inafis Polres Purbalingga untuk menurunkan jenazah secara perlahan.


Setelah berhasil diturunkan, Tim Inafis bersama tim medis dari Puskesmas Rembang langsung melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban.


"Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Rembang menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 3 hingga 4 jam sebelum pemeriksaan medis dilakukan," jelas Kapolsek.


Berdasarkan data dan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit dalam yang sudah kronis, yakni sakit perut menahun. Polisi menduga penyakit tersebut mendadak kambuh saat korban berada di atas pohon, sehingga korban kehilangan kesadaran hingga akhirnya meninggal dunia.


"Setelah dipastikan tidak ada unsur pidana, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi," pungkas Iptu Warsono. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update