Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sudah 66 Persen Jemaah Haji Kembali ke Indonesia, Kemenhaj Beri Peringatan Soal Air Zamzam

Selasa | Juni 23, 2026 WIB Last Updated 2026-06-23T13:14:17Z
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi berjalan lancar dan terkendali. Hingga Minggu (21/6). Foto: Kemenhaj

Laporaninformasi.com (Makkah) – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi berjalan lancar dan terkendali. Hingga Minggu (21/6), sebanyak 135.872 orang—atau sekitar dua pertiga dari total jemaah dan petugas haji Indonesia—telah resmi kembali ke Tanah Air.


Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kini telah memasuki hari ke-62, yang juga menandai hari ke-20 dari fase pemulangan jemaah.


"Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah berjalan dengan baik. Hingga hari ini, tercatat 347 kloter telah tiba di Indonesia, membawa pulang 134.484 jemaah dan 1.388 petugas. Secara persentase, total kedatangan sudah mencapai angka 66 persen," ujar Maria dalam konferensi pers yang digelar di Makkah, Minggu (21/6).


Maria merinci, untuk pemulangan Gelombang Pertama yang difokuskan melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, saat ini telah rampung sebanyak 267 kloter. Posisi tersebut mengangkut total 104.753 orang, yang terdiri dari 103.687 jemaah dan 1.066 petugas.


Sementara itu, untuk Gelombang Kedua yang diberangkatkan melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, telah menerbangkan 87 kloter. Kloter tersebut membawa 33.297 jemaah dan 349 petugas, dengan total kepulangan mencapai 33.646 orang. Di sisi lain, kelompok jemaah haji khusus yang sudah bertolak ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang (15.066 jemaah dan 736 petugas).


Terkait mobilisasi antarkota, pergerakan jemaah Gelombang Kedua dari Makkah menuju Madinah juga terus dipacu. Sebanyak 244 kloter dengan total 93.837 orang (92.861 jemaah dan 976 petugas) sudah diberangkatkan dari Kota Kelahiran Nabi tersebut.


Kemenhaj menjadwalkan pendorongan terakhir jemaah haji dari Makkah menuju Madinah akan dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, tepat pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Seiring berakhirnya pergerakan massal tersebut, operasional Bus Shalawat di Makkah juga resmi dihentikan pada hari yang sama pukul 12.00 WAS.


Menyikapi linimasa ini, Maria mengimbau jemaah yang masih berada di Makkah untuk segera bersiap. "Kami meminta jemaah menyesuaikan jadwal keberangkatan, mengemas koper lebih awal, mengamankan dokumen perjalanan, dan terus berkoordinasi erat dengan ketua kloter," tegasnya.


Bagi jemaah yang sudah tiba di Madinah, Kemenhaj berpesan agar mereka fokus beribadah secara tertib sembari menjaga stamina fisik. Jemaah diminta tidak memaksakan diri, menjaga asupan cairan, serta rutin mengonsumsi obat sesuai rekomendasi tim medis.


Menjelang kepulangan ke Tanah Air, Maria kembali memberikan peringatan keras terkait aturan barang bawaan. Jemaah diwajibkan memastikan paspor, kartu identitas, dan boarding pass terjaga dengan baik, serta memberi label yang jelas pada koper agar tidak tertukar.


"Kami menegaskan kembali, jemaah dilarang keras memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Tidak perlu repot, karena jatah air zamzam sudah disiapkan dan akan langsung dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing saat tiba di Indonesia," kata Maria secara eksplisit.


Di akhir keterangannya, Kemenhaj menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kedisiplinan jemaah serta dedikasi seluruh petugas dan tenaga kesehatan di lapangan. Kemenhaj juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas sinergi yang solid dalam menyukseskan operasional haji tahun ini.


"Mari kita bawa pulang predikat haji yang mabrur ini ke Tanah Air, dan menebarkan manfaat serta nilai-nilai kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa," pungkasnya. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update