Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sesmenpora Ingin Pencak Silat Jadi Industri Olahraga Seperti Taekwondo di Korea Selatan

Sabtu | Juni 27, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T23:15:01Z
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Gunawan Suswantoro, menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026, di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2026) sore. Foto: Kemenpora

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) RI, Gunawan Suswantoro, secara resmi mewakili Menpora Erick Thohir menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat 2026 CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026. Ajang bergengsi ini berlokasi di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2026) sore.


Dalam sambutannya, Kemenpora mengapresiasi kolaborasi antara CNN Indonesia dan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Langkah ini dinilai strategis dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan pencak silat sebagai warisan budaya asli Nusantara.


Sesmenpora menekankan bahwa arah pengembangan pencak silat kini harus diperluas. Tidak hanya berfokus sebagai olahraga prestasi semata, melainkan didorong kuat untuk bertransformasi menjadi sebuah industri olahraga baru yang bernilai ekonomi tinggi di Tanah Air, berkaca pada kesuksesan taekwondo di Korea Selatan.


"Taekwondo di Korea Selatan bukan hanya sekadar cabang olahraga prestasi, tetapi bisa menjadi industri olahraga, bisa menghasilkan uang. Saya ingin pencak silat ini juga bisa menjadi industri olahraga," cetus Gunawan Suswantoro.


Guna merealisasikan target tersebut, Sesmenpora mengusulkan agar dikembangkan pertunjukan pencak silat berbasis seni dan budaya dengan konsep koreografi serta alur cerita yang memikat. Pertunjukan ini nantinya bisa dikombinasikan dengan kalender wisata unggulan di berbagai destinasi kelas dunia yang dimiliki Indonesia.


"Contohnya di Dieng, di situ ada kegiatan potong rambut gimbal setiap bulan Juli atau Agustus yang disaksikan penonton dunia. Bisa dipromosikan di sana, atau di Prambanan, Borobudur, hingga Mandalika," urainya.


Skema komersialisasi ini diharapkan mampu memberikan peluang pendapatan bagi para atlet di samping mengasah teknik bela diri mereka, sejalan dengan program penguatan industri olahraga yang tengah digodok Kemenpora.


Selain fokus pada nilai ekonomi, pemerintah juga tengah melancarkan strategi diplomasi agar pencak silat dapat dipertandingkan dalam ajang Olimpiade. Gunawan memaparkan, mulai tahun 2026 ini pemerintah telah mencanangkan program Roadshow to Olympic 2032.


Untuk menembus panggung tertinggi olahraga dunia tersebut, pencak silat wajib memenuhi kriteria penyebaran federasi minimal di lima benua dan 130 negara.


"Strategi yang kita lakukan adalah memberikan sosialisasi kepada para duta besar dan konsul jenderal di seluruh dunia agar pencak silat hadir di negara-negara tersebut. Harapan saya, mulai 2026 ini kita bisa masif melakukan roadshow," imbuh Sesmenpora.


Pembukaan turnamen skala nasional ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Komandan Kodiklat TNI AD, Letjen TNI Mohamad Hasan, didampingi Sesmenpora Gunawan dan Direktur Utama CNN Indonesia, Titin Rosmasari. Ajang Piala Presiden 2026 ini diikuti oleh sekitar dua ribu peserta dari berbagai penjuru tanah air dan akan bergulir hingga Minggu besok. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update