Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

RI-Jerman Sepakat Perkuat Kemitraan Ekonomi, Targetkan IEU-CEPA Rampung Tahun Ini

Rabu | Juni 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T01:16:39Z

 

Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Delegasi Bisnis Jerman yang dipimpin oleh Minister of State pada Federal Foreign Office Jerman, Florian Hahn, di Jakarta, Senin (15/6/2026). Foto: Kemenkoimipas

Laporaninformasi.com (Jakarta) – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mempertegas komitmennya dalam memperkuat kemitraan ekonomi global. Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Delegasi Bisnis Jerman yang dipimpin oleh Minister of State pada Federal Foreign Office Jerman, Florian Hahn, di Jakarta, Senin (15/6/2026).


Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, H.E. Frank-Walter Steinmeier, ke Indonesia yang sebelumnya telah disambut oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda krusial, di antaranya peningkatan perdagangan dan investasi, penguatan kerja sama melalui Joint Economic and Investment Committee (JEIC), kolaborasi industri hijau, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul. Fokus utama pembahasan tertuju pada percepatan penyelesaian Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).


Menko Airlangga berharap proses penandatanganan dan ratifikasi perjanjian tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya pada tahun ini.


"Salah satu hal penting pada tahun ini adalah ratifikasi IEU-CEPA," ujar Menko Airlangga.


Jika resmi berjalan, IEU-CEPA diproyeksikan akan menghapus tarif untuk lebih dari 98% produk perdagangan. Hal ini diharapkan mampu membuka peluang besar bagi peningkatan nilai ekspor Indonesia sekaligus memacu investasi Jerman.


Merespons hal tersebut, Menteri Florian Hahn menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Federal Jerman. Ia menyatakan optimistis proses ratifikasi akan berjalan lancar dan memuji potensi ekonomi Indonesia.


"Indonesia adalah mitra yang luar biasa. Kami siap berbagi keahlian, inovasi, dan teknologi untuk mewujudkan investasi nyata, termasuk kolaborasi dengan Danantara di masa depan," kata Menteri Hahn.


Selain sektor perdagangan dan investasi, pelaku usaha Jerman juga menyatakan ketertarikannya untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan vokasi dan pertukaran keahlian. Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, menilai bahwa pengalaman mendalam Jerman dalam mencetak tenaga kerja terampil akan memberikan dorongan signifikan bagi agenda industrialisasi nasional.


Menariknya, pertemuan formal ini juga disisipi dengan momen keakraban budaya. Menko Airlangga mengajak delegasi bisnis Jerman untuk bersama-sama menyanyikan lagu daerah asal Maluku, “O Ulate”. Lagu yang melambangkan kegembiraan dan harapan untuk bertemu kembali tersebut dinilai selaras dengan semangat persahabatan ekonomi kedua negara.


Turut hadir mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan tersebut antara lain Deputi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Ali Murtopo, dan Plt. Deputi Dida Gardera. Hadir pula Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Johni Martha, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Staf Ahli Evita Mantovani, serta jajaran pengurus KADIN Indonesia dan APINDO.


Sebagai langkah konkret tindak lanjut kerja sama ini, Forum JEIC dijadwalkan akan digelar pada September 2026 di Jakarta guna mematangkan implementasi dari poin-poin yang telah disepakati. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update