Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras Soal Program Makan Bergizi Gratis: "Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri!"

Kamis | Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T00:31:31Z
Presiden Prabowo Subianto dalam acara ‘Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition’ di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Foto : Setpres

Laporaninformasi.com (Bogor) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menutup rapat ruang bagi penyimpangan maupun penyalahgunaan jabatan. Ketegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam acara ‘Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition’ di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).


Di hadapan ribuan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pengelola dapur MBG, dan para mitra program, Presiden Prabowo mengungkapkan alasan di balik langkah beraninya merombak sejumlah pihak yang sebelumnya diberi amanah dalam program ini. Keputusan mencopot sejumlah oknum tersebut diambil setelah ia menerima laporan adanya kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyelewengan di lapangan.


Presiden mengaku teringat pesan mendalam dari almarhum ayahandanya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang selalu menjadi kompas moralnya dalam mengambil keputusan sulit.


“Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung, atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu,” ujar Presiden Prabowo mengenang pesan sang ayah.


Dalam pidatonya, Kepala Negara menekankan bahwa kualitas pemimpin merupakan faktor penentu utama keberhasilan sebuah organisasi atau program nasional. Ia menilai, ketidakkompetenan dan ketidakjujuran adalah musuh utama dari sebuah pengabdian.


“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompetensi, atau tidak jujur,” tegas Presiden.


Guna memastikan tata kelola yang bersih, Presiden Prabowo menyatakan siap memperkuat kapasitas lembaga pengawasan serta aparat penegak hukum. Langkah ini diambil untuk mengawal ketat anggaran negara agar tepat sasaran.


“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian,” cetus Presiden dengan nada tegas.

 

Presiden juga menaruh harapan besar pada pundak para lulusan SPPI selaku garda terdepan pengelola dapur-dapur MBG di seluruh penjuru tanah air. Ia mengingatkan bahwa mereka telah digembleng secara khusus dengan nilai-nilai cinta tanah air dan pengabdian.


Prabowo pun meminta seluruh kepala dapur dan personel SPPI untuk memperketat pengawasan di lapangan, serta menjauhi praktik kotor yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap program strategis nasional ini.


“Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” pungkasnya.


Pernyataan keras di hadapan ribuan penggerak program ini seolah mengirimkan sinyal kuat kepada publik bahwa Program MBG bukan sekadar urusan pemenuhan gizi jutaan anak Indonesia, melainkan sebuah pertaruhan besar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi penuh pada rakyat. *Setpres/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update