Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Madrasah Mendunia! MAN IC OKI Borong 15 Medali di Olimpiade Biologi Internasional 2026

Senin | Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T02:25:48Z

 

Delegasi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Ogan Komering Ilir Tampil dalam ajang International Applied Biology Olympiad (IABO) 2026 yang berlangsung di Bali pada 12–14 Juni 2026. Foto: Kemenag

Laporaninformasi.com (Denpasar)– Delegasi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (MAN IC OKI) sukses mengukir prestasi gemilang di panggung internasional. Tampil dalam ajang International Applied Biology Olympiad (IABO) 2026 yang berlangsung di Bali pada 12–14 Juni 2026, tim madrasah asal Sumatera Selatan ini sukses memboyong total 15 medali.


Menghadapi ratusan kompetitor tangguh dari berbagai belahan dunia, tim MAN IC OKI berhasil mengamankan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu. Capaian ini sekaligus membuktikan bahwa ekosistem pendidikan madrasah mampu melahirkan generasi yang kompetitif secara global.


Babak Grand Final IABO 2026 yang digelar secara luring (offline) ini mempertemukan para jawara sains dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Armenia, Romania, Thailand, Vietnam, dan Rusia.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas torehan luar biasa para siswa MAN IC OKI tersebut.


“Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu tampil kompetitif di forum internasional. Raihan ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus memperkuat budaya berprestasi,” ujar Syafitri dalam keterangan resminya, Minggu (14/6/2026).


Pembimbing Olimpiade Biologi MAN IC OKI, Umi Nadifah, mengungkapkan bahwa kesuksesan besar ini tidak diraih secara instan, melainkan lewat proses seleksi panjang dan pembinaan intensif yang konsisten. Kehebatan tim tahun ini terbukti lantaran seluruh siswa yang dikirimkan ke Bali berhasil menyabet penghargaan.


“Seluruh peserta yang kami kirim berhasil membawa pulang medali. Ini menjadi hasil dari proses belajar, pembinaan, dan kesiapan yang dibangun secara bertahap,” kata Umi.


Senada dengan itu, Kepala MAN IC OKI, Komariah Hawa, mengaku bersyukur atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh kolaborasi para siswa dan guru pendamping selama berbulan-bulan. Ia berharap capaian ini menjadi pemantik semangat agar siswa madrasah lainnya kian percaya diri menembus kompetisi dunia.


Sebagai informasi, IABO merupakan kompetisi bergengsi di bidang biologi terapan internasional yang menguji kemampuan analisis, pemecahan masalah (problem solving), serta pemahaman ilmiah peserta dalam konteks global.


Prestasi ini memperkuat posisi MAN IC OKI sebagai salah satu madrasah yang konsisten membangun budaya riset dan kompetisi internasional sekaligus membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di bidang sains. *Jel/red*


- advertisement -

×
Berita Terbaru Update