Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua Umum PSOI Pandu Sjahrir: Anggaran Multiyears Presiden Prabowo Jadi Investasi Jangka Panjang Atlet

Minggu | Juni 21, 2026 WIB Last Updated 2026-06-21T03:58:30Z
Persatuan Selancar Ombak Indonesia menyambut positif langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir, di Jakarta, Sabtu (20/6). Foto: Kemenpora

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) menyambut positif langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir yang menerapkan kebijakan anggaran multiyears (tahun jamak) untuk program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).


Konsep penganggaran baru ini dinilai menjadi angin segar bagi kepastian pembinaan atlet secara berkelanjutan demi mendongkrak prestasi di level internasional.


Ketua Umum PSOI, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap ekosistem olahraga prestasi melalui skema jangka panjang ini merupakan bentuk investasi nyata untuk mencetak generasi juara masa depan.


“Tentu PSOI sangat mengapresiasi langkah Presiden. Ini sangat baik dan penting bagi atlet, karena pembinaan dapat dilakukan secara berkesinambungan hingga mereka meraih prestasi. Ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi atlet, sekaligus untuk mencetak generasi atlet masa depan. Saya bangga dan tentunya berterima kasih atas dukungan ini,” ujar Pandu di Jakarta, Sabtu (20/6).


Pria yang juga menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) Danantara itu menyebut, keberhasilan program pembinaan tidak boleh hanya bergantung pada ketersediaan anggaran semata. Menurutnya, serapan dana yang kuat harus diimbangi oleh infrastruktur dan sumber daya yang mumpuni.


“Ini adalah langkah yang amat baik dan tentunya harus didukung dengan instruktur serta fasilitas yang bagus agar atlet dapat berkembang secara optimal,” katanya.


Pandu mengingatkan bahwa cabor selancar ombak memiliki karakteristik khusus yang sangat membutuhkan proses pengembangan performa secara kontinu dan tidak bisa dilakukan lewat program instan.


Optimisme PSOI dalam menyongsong kebijakan baru ini didasari oleh rekam jejak yang solid. Tercatat, federasi berhasil mengirimkan atlet selancar Indonesia menembus ketatnya kualifikasi Olimpiade dalam dua edisi berturut-turut, yakni Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.


“Kami yakin dengan pembinaan jangka panjang, atlet selancar Indonesia akan terus meningkatkan performanya dan mampu bersaing di level dunia,” jelas Pandu.


Menatap kalender kompetisi ke depan, PSOI kini langsung memfokuskan peta jalan (roadmap) persiapan atlet untuk menghadapi sejumlah agenda besar, termasuk Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028.


“Dalam waktu dekat, fokus kami adalah Asian Games dan kemudian Olimpiade 2028. Target kami tentu menjadi yang terbaik, meraih medali. Untuk mencapai tujuan tersebut, para atlet harus mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan prestasi,” pungkasnya.


Melalui kepastian skema anggaran multiyears ini, PSOI optimistis program kerja federasi akan berjalan jauh lebih terukur, sehingga para atlet dapat fokus penuh menghadapi persaingan ketat di panggung dunia. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update