Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE, Wagub Nyanyang Tegaskan Kepri Adalah Miniatur Indonesia

Senin | Juni 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-01T16:39:51Z
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura saat menghadiri Kegiatan Sannipata Waisak 2570 Buddhasakara Tahun 2026 yang dipusatkan di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Sabtu (30/5/2026). Foto : MCK

Laporaninformasi.com (Tg Pinang) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menghadiri Kegiatan Sannipata Waisak 2570 Buddhasakara Tahun 2026 yang dipusatkan di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Sabtu (30/5/2026).


Agenda keagamaan yang diinisiasi oleh Pengurus Daerah (PD) Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Kepri tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai toleransi serta persaudaraan di tengah pluralisme masyarakat.


Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menyatakan bahwa Sannipata Waisak bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wadah refleksi nilai universal untuk menumbuhkan cinta kasih, kedamaian batin, kesederhanaan, dan semangat berkorban bagi sesama.


"Perayaan ini menjadi pengingat bagi kita untuk membersihkan hati dari egoisme, menjernihkan pikiran dari prasangka, serta memperkuat komitmen dalam menebar kebajikan di tengah masyarakat," kata Nyanyang.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kepulauan Riau merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Pluralisme di atas tanah beradat Melayu ini disebutnya bukan sebagai pemisah, melainkan mozaik indah yang saling melengkapi sebagai modal utama pembangunan daerah.


"Masyarakat Kepri telah membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat yang memisahkan. Di atas tanah beradat Melayu ini, kita hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati," ujarnya.


Nyanyang berharap, kerukunan antarumat beragama yang telah mengakar kuat dalam keseharian masyarakat Kepri dapat terus dipertahankan. Ia juga meminta agar suasana damai dalam perayaan Waisak ini dibawa ke lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun masyarakat demi menjaga kondusivitas daerah.


Menutup arahannya, Nyanyang atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengucapkan Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhasakara kepada seluruh umat Buddha di Kepri.


"Mari kita terus berjalan bersama, saling menghormati, dan bergotong royong untuk membangun Kepulauan Riau yang maju, berbudaya, dan sejahtera," pungkasnya.


Pantauan di lokasi, kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Ketua Permabudhi Kepri Hengky Suryawan, jajaran Forkopimda Kepri, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, serta para bhante dan biksu.*red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update