Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gelombang Pertama Kepulangan Jemaah Haji Dimulai, 12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air

Senin | Juni 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-01T16:59:39Z
Foto : Kemenag

Laporaninformasi.com (Jakarta) - Fase kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama menuju Tanah Air resmi dimulai hari ini, Senin (1/6/2026). Proses pemulangan dilakukan secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.


Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, menyatakan bahwa fase kepulangan ini merupakan tahapan krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pemerintah memastikan akan terus mengawal ketat seluruh pergerakan jemaah.


“Pada hari ini, Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan 15 Zulhijjah 1447 Hijriah, penyelenggaraan ibadah haji memasuki hari operasional ke-42. Alhamdulillah, secara keseluruhan rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terus berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan terkendali,” ujar Maria dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (1/6/2026).


Pada hari pertama fase kepulangan ini, pemerintah menjadwalkan pemulangan sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) jemaah haji. Hingga pukul 10.00 WIB, dilaporkan sebanyak 12 kloter telah berhasil diberangkatkan menuju Indonesia dengan total 3.479 jemaah serta 36 petugas pendamping.


Terkait teknis penerbangan, Maria memberikan penegasan khusus mengenai aturan barang bawaan. Kemenhaj melarang keras jemaah memasukkan air zamzam ke dalam koper, baik untuk bagasi maupun kabin pesawat, karena menyalahi aturan keselamatan penerbangan.


“Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara,” tegasnya.


Kendati demikian, jemaah diimbau tidak perlu khawatir. Pemerintah telah menyiapkan mekanisme resmi di mana setiap jemaah haji akan menerima 1 galon air zamzam berukuran 5 liter di debarkasi masing-masing begitu tiba di Tanah Air.

 

Mengingat kondisi cuaca di Makkah yang saat ini masih cukup panas, Kemenhaj meminta jemaah yang sedang menunggu jadwal kepulangan untuk tetap menjaga kondisi fisik. Jemaah diharapkan membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan pelindung kepala atau payung.


Kemenhaj juga menekankan pentingnya solidaritas antarjemaah, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan bagi jemaah lanjut usia (lansia), disabilitas, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi.


Meski menilai rangkaian utama ibadah haji tahun ini berjalan sukses, Kemenhaj menyatakan tetap membuka diri terhadap kritik dan saran. "Tentu ada beberapa catatan di lapangan. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar pelayanan kepada jemaah ke depan semakin optimal," pungkas Maria. *red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update