Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tembus 10 Ton per Hektare, Pemkab Bintan Ciptakan Terobosan Pertanian Modern

Rabu | September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T03:30:59Z
Panen Padi Demplot Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) di persawahan Poyotomo, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (15/9/2026). Foto: Kominfobintan

Laporaninformasi.com (Bintan) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui inovasi teknologi pertanian. Langkah konkret ini ditunjukkan lewat Panen Padi Demplot Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) di persawahan Poyotomo, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (15/9/2026).


Kegiatan panen tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, bersama jajaran instansi terkait guna meninjau langsung hasil penerapan sistem percontohan sekaligus mengevaluasi potensi peningkatan hasil panen daerah.


Dalam keterangannya, Ronny menyampaikan bahwa keberhasilan demplot ini membeberkan bukti nyata bahwa sektor pertanian di Bintan memiliki prospek besar jika dikembangkan secara konsisten dan berbasis teknologi.


“Panen ini menjadi salah satu gambaran bahwa sektor pertanian di Bintan memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Kita berharap hasil dari demplot ini dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi petani untuk meningkatkan produktivitas,” tegas Ronny di sela-sela peninjauan.


Ia menambahkan, Pemkab Bintan berkomitmen menjaga sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah, kelompok tani, hingga pemangku kepentingan terkait—demi menjamin ketersediaan pangan berkelanjutan dan mendongkrak tingkat kesejahteraan para petani lokal.


Demplot PM-AAS sendiri merupakan metode budidaya padi terintegrasi yang menggabungkan efisiensi lahan, pengaturan pola tanam rapat, perlakuan benih khusus, serta penggunaan mekanisasi pertanian modern. Lewat terobosan teknik ini, produktivitas lahan ditargetkan mampu menembus angka di atas 10 ton per hektare.


Keberhasilan panen di Poyotomo ini diharapkan tidak sekadar menjadi percontohan di atas kertas, tetapi juga menjadi sarana edukasi praktis bagi para petani dalam mengadopsi pola tanam presisi yang sesuai dengan karakteristik tanah setempat. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update