Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadiri Wisuda Poltekpar Makassar, Wamenpar Tekankan Pentingnya SDM Adaptif dan Berdaya Saing Global

Sabtu | September 19, 2026 WIB Last Updated 2026-09-19T12:00:13Z
Wamenpar saat menghadiri Upacara Wisuda Poltekpar Makassar yang meluluskan 603 wisudawan dan wisudawati jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/9/2026). Foto: Kemenpar

Laporaninformasi.com (Makassar)  — Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mendorong lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar untuk menjadi generasi baru sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang kompeten, adaptif, serta mampu membawa pariwisata Indonesia semakin berkualitas dan berdaya saing di tingkat global.


Pesan tersebut disampaikan Wamenpar saat menghadiri Upacara Wisuda Poltekpar Makassar yang meluluskan 603 wisudawan dan wisudawati jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan (Diploma IV) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/9/2026).


"Jadilah pelopor pariwisata berkelanjutan. Dalam membangun pariwisata Indonesia, terapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap karya. Pastikan kontribusi tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga melestarikan alam, merawat budaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Ni Luh Puspa dalam sambutannya.


Para lulusan berasal dari delapan program studi, yaitu Perjalanan Wisata, Usaha Perjalanan Wisata, Destinasi Pariwisata, Pengelolaan Konvensi dan Acara, Divisi Kamar, Tata Hidang, Seni Kuliner, dan Pengelolaan Perhotelan.


Sebagai bekal memasuki dunia profesional, Wamenpar menitipkan tiga pesan utama kepada para lulusan: Pelopor Keberlanjutan Memastikan setiap aktivitas pariwisata memberikan dampak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan budaya, Pembelajar Adaptif Mampu menerima masukan, memperbarui pengetahuan, serta memahami perkembangan teknologi dan kebutuhan wisatawan yang dinamis dan Membumi dengan Kearifan Lokal Mengusung nilai-nilai luhur masyarakat Sulawesi Selatan—sipakainge (saling mengingatkan), sipakatau (saling memanusiakan), dan sipakalebbi (saling menghargai)—sebagai identitas keramahtamahan Indonesia di kancah internasional.


"Menjadi insan global bukan berarti meninggalkan jati diri. Sebagaimana ketangguhan kapal Pinisi mengarungi samudra dunia, jadilah nakhoda-nakhoda andal yang membawa sektor kepariwisataan Indonesia semakin maju," tambah Wamenpar.


Wisuda tahun ini mengusung tema "Sailing Beyond Boundaries, Shaping the Future through Sustainable Tourism". Komitmen pembangunan berkelanjutan institusi ini juga dibuktikan dengan masuknya Poltekpar Makassar dalam pemeringkatan Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026 pada kelompok peringkat 1.001–1.500 dunia.


Penguatan kualitas SDM ini sejalan dengan tren positif pariwisata nasional. Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,20 miliar perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan perolehan devisa mencapai 18,27 miliar dolar AS.


Capaian positif tersebut berlanjut pada semester I 2026, di mana kunjungan wisman mencapai 7,45 juta (naik 5,71 persen secara tahunan/YoY), perjalanan wisnus mencapai 630,41 juta, dan perolehan devisa menembus 8,43 miliar dolar AS.


Sementara itu, Direktur Poltekpar Makassar Herry Rachmat Widjaja menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat sinergi dengan dunia industri. Melalui Job Fair yang digelar pada 27–28 Agustus 2026 lalu, pihak kampus berhasil menghadirkan 307 posisi lowongan kerja dari berbagai mitra industri.


Data penyerapan lulusan periode ini menunjukkan hasil yang menjanjikan: 122 lulusan telah terserap dan aktif bekerja di sektor industri, 374 lulusan aktif memanfaatkan bursa kerja, 19 lulusan sukses membangun unit usaha mandiri (wirausaha) dan 25 lulusan memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update