Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sinergi Kemhan dan Kemdiktisaintek: Memperkuat Pendidikan Kebangsaan Melalui Ekosistem URI

Rabu | September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T04:18:58Z
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Kemenhan

Laporaninformasi.com (Jakarta) – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) selaku Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto, menyampaikan arah strategis pengembangan Universitas Republik Indonesia (URI) dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (15/9/2026).


FGD tersebut membahas serangkaian aspek mendasar terkait URI, mulai dari urgensi, tata kelola, pembagian kewenangan, hingga integrasi arah pengembangannya dalam ekosistem pendidikan nasional demi menyongsong Indonesia Emas 2045.


Dalam paparannya, Wamenhan menjelaskan bahwa URI dirancang khusus sebagai ekosistem pencetak calon kepemimpinan nasional yang mengintegrasikan pembentukan karakter, kompetensi manajerial, wawasan kebangsaan, dan pengalaman kerja nyata.


Salah satu wujud konkrit gagasan tersebut diterapkan melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) yang diinisiasi sejak awal 2026. Melalui program ini, para peserta dibekali ilmu kepemimpinan sekaligus diterjunkan langsung dalam program magang (internship) di berbagai BUMN dan Kementerian/Lembaga (K/L).


Menanggapi paparan tersebut, Ketua dan segenap Anggota Komisi X DPR RI secara prinsip menyatakan dukungan penuh atas urgensi penyiapan SDM unggul demi mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan dan berdaulat.


Meski demikian, Komisi X DPR RI memberikan catatan strategis agar gagasan penyiapan calon pemimpin masa depan melalui URI ditopang oleh landasan hukum yang kuat, desain kelembagaan yang transparan, tata kelola yang baik, pendanaan berkelanjutan, serta sistem akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan.


Melalui FGD ini, seluruh pemangku kepentingan berharap dapat membina kesamaan pemahaman mengenai arah pengembangan URI sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem pendidikan kebangsaan di tanah air. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update