Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sebaran Abu Capai 6 Mil Laut, TNI AL Imbau Kapal Waspada Saat Melintas di Selat Sunda

Selasa | September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T14:31:42Z
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut bergerak cepat merespons peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026). Foto: Tnial

Laporaninformasi.com (Lampung) — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bergerak cepat merespons peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Melalui jajaran Lanal Lampung di bawah Komando Armada I (Koarmada I), kapal perang KRI Lepu-861 dikerahkan ke perairan Selat Sunda untuk memantau keamanan navigasi sekaligus menyiagakan tim Search and Rescue (SAR) dan bantuan logistik bagi masyarakat pesisir, Selasa (8/9/2026).


Komandan Lanal (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan menegaskan bahwa langkah ini diambil guna memetakan potensi bahaya navigasi sebelum kapal merapat di Pelabuhan Panjang, Lampung. Pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan Asops Danguspurla Koarmada I dan Komandan KRI Lepu-861.


"Dari pengamatan visual KRI Lepu-861 pada jarak 1,5 mil laut dari lokasi, erupsi masih terus terjadi. Gunung tertutup kabut tebal dengan jarak pandang di sekitar area mencapai kurang lebih 3 mil laut," ujar Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan.


Hasil pemantauan di lapangan mencatat kondisi gelombang laut berada pada ketinggian 0,5 hingga 1 meter dengan arah angin bertiup dari selatan ke utara berkecepatan 7–10 knot. Selain itu, sebaran abu vulkanik terpantau meluas hingga radius 6 mil laut. TNI AL mengimbau seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda untuk meningkatkan kewaspadaan karena material abu berpotensi mengganggu jalur pelayaran.


Tak hanya berfokus pada jalur perairan, aksi tanggap darurat juga digelar secara kolaboratif di darat. Personel gabungan dari Lanal Lampung, Lanal Banten, dan Brigif 4 Marinir/BS turun langsung ke pemukiman pesisir untuk memberikan edukasi keselamatan serta membagikan bantuan logistik.


Adapun langkah mitigasi yang telah dan sedang berjalan meliputi: Pembagian APD dan Alat Keselamatan Pendistribusian masker, swim vest, dan peralatan keselamatan pelayaran kepada para nelayan lokal, Imbauan Keselamatan Sosialisasi bahaya melaut di sekitar zona erupsi Gunung Anak Krakatau dan Koordinasi Lintas Instansi Pembaruan data dan sinergi penanganan bencana secara berkala bersama BPBD, Basarnas, serta instansi maritim terkait.


Langkah cepat ini merupakan implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali terkait kesiapsiagaan prajurit dalam merespons kondisi darurat di wilayah perairan Indonesia. Penyiagaan unsur tempur dan personel SAR ini sekaligus menjadi bukti nyata pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI AL dalam membantu dan melindungi masyarakat pesisir. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update