Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

RISE TO IPO 2026: Kementerian UMKM Buka Akses Pendanaan Pasar Modal bagi Usaha Menengah

Jumat | September 18, 2026 WIB Last Updated 2026-09-18T02:34:47Z
Pendampingan mencakup penguatan aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan yang menjadi fondasi utama," ujar Bagus di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: KemenUMKM

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berupaya mengakselerasi kapasitas bisnis sektor usaha menengah di Indonesia. Bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Kementerian UMKM menggelar program RISE TO IPO 2026 guna membuka akses pendanaan yang lebih luas melalui pasar modal.


Mengusung tema “Empowering Medium Enterprises to IPO”, program pendampingan ini telah menjangkau 153 pelaku usaha menengah di tiga kota besar, yakni Surabaya (50 perusahaan), Makassar (45 perusahaan), dan Bandung (58 perusahaan).


Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mempersiapkan pelaku usaha menengah menjadi entitas bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel sebelum melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).


"Melalui RISE TO IPO, pengusaha menengah mendapatkan pemahaman mengenai peluang pendanaan di pasar modal, manfaat go public, hingga tahapan persiapannya. Pendampingan mencakup penguatan aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan yang menjadi fondasi utama," ujar Bagus di Jakarta, Kamis (17/9/2026).


Bagus menambahkan, skema pembiayaan melalui pasar modal menjadi alternatif strategis bagi perusahaan menengah untuk melakukan ekspansi bisnis tanpa hanya bergantung pada pinjaman konvensional.


Program RISE TO IPO 2026 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan terstruktur, dimulai dari pendaftaran dan seleksi awal, Go Public Seminar, pendampingan intensif, hingga kurasi nasional.


Saat ini, seluruh peserta dari Surabaya, Makassar, dan Bandung tengah menjalani proses kurasi ketat untuk menyaring perusahaan yang paling potensial mengikuti Intensive Bootcamp RISE TO IPO.


Pada tahap bootcamp tersebut, para peserta terpilih akan didampingi secara langsung oleh praktisi pasar modal untuk membenahi sistem keuangan, legalitas, serta tata kelola internal.


"Pendampingan ini tidak berhenti pada seminar. Kami membangun proses pembinaan yang berkelanjutan. Perusahaan yang telah memenuhi kesiapan nantinya diarahkan untuk masuk ke program IDX Incubator 2027 sebagai bentuk kelanjutan pembinaan," tutur Bagus.


Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Kementerian UMKM dan BEI ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha menengah nasional yang mampu mentransformasi skala bisnisnya, meningkatkan daya saing, serta siap melantai di Bursa Efek Indonesia. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update