Laporaninformasi.com (Jakarta) — Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia resmi membuka kembali program pertukaran pemuda tahunan, Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2026. Kolaborasi strategis ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan internasional, serta jejaring antar-generasi muda kedua negara.
AIYEP 2026 dirancang sebagai wadah pertukaran budaya berbasis komunitas. Para peserta pilihan akan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kepemimpinan, dialog lintas budaya, serta proyek kepedulian sosial di Indonesia maupun Australia.
Rangkaian seleksi peserta dilakukan secara ketat dan berjenjang. Tahap seleksi tingkat provinsi yang berlangsung pada 3–17 September 2026 telah usai, disusul penyerahan tiga kandidat terbaik dari tiap daerah pada Kamis (17/9/2026).
Para calon delegasi selanjutnya akan mengikuti Seleksi Nasional pada 21–22 September 2026. Pengumuman resmi penetapan hasil seleksi dijadwalkan pada 24 September 2026, sebelum berkas nama delegasi diserahkan secara resmi kepada pihak pemerintah Australia pada 30 September 2026.
Delegasi pemuda yang terpilih nantinya akan menjalani program dalam dua fase utama: Fase Australia Berlangsung mulai 6 November hingga 5 Desember 2026 dan Fase Indonesia Berlangsung mulai 12 Januari hingga 9 Februari 2027.
Pihak Kemenpora menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam mendorong diplomasi people-to-people serta membentuk perspektif global pemuda Indonesia. Melalui interaksi intensif selama dua fase tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya membawa wawasan baru, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif yang nyata di daerah asal masing-masing sekembalinya dari program. *Jel/red*
