Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Imbas Harga Dexlite Naik, Penyaluran Solar di SPBU Tanjungpinang Sempat Membludak

Rabu | September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T11:32:59Z
Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, mengungkapkan bahwa munculnya antrean Solar tersebut dipicu oleh naiknya harga BBM nonsubsidi jenis Dexlite, Rabu (9/9/2026). Foto: Kominfo tj pinang

Laporaninformasi.com (Tanjungpinang) — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di wilayahnya sudah kembali normal. Antrean kendaraan truk yang sempat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir kini telah terurai.


Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, mengungkapkan bahwa munculnya antrean Solar tersebut dipicu oleh dua faktor utama, salah satunya migrasi konsumen akibat naiknya harga BBM nonsubsidi jenis Dexlite.


“Pertama, ada beberapa konsumen baru karena naiknya harga Dexlite, mereka pindah ke Solar. Jadi banyak juga kendaraan umum yang memengaruhi. Kedua, kami mendapat informasi ada kendala teknis pada alat di SPBU Batu 3 yang sempat rusak,” ujar Riany saat memberikan keterangan, Rabu (9/9/2026).


Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan Disdagin bersama pengelola SPBU, kondisi di titik-titik krusial seperti SPBU Kilometer 7 dan Kilometer 3 kini terpantau tertib dan lancar.


Riany menegaskan, mekanisme transaksi pengisian Solar tetap mengacu pada aturan kartu kendali dengan batasan kuota maksimal 60 liter per hari untuk kendaraan truk.


Selain memantau ketersediaan BBM, Disdagin Tanjungpinang juga memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di tingkat masyarakat dalam kondisi aman dan terdistribusi lancar tanpa kendala.


“Gas 3 Kg alhamdulillah sampai saat ini lancar untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, tidak ada kelangkaan dan harga masih sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp18 ribu,” pungkas Riany.


Pihak Pemko Tanjungpinang pun imbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi panic buying, baik untuk pembelian Solar maupun LPG 3 kg, mengingat stok dan rantai pasok untuk wilayah Tanjungpinang terpantau cukup mencukupi. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update