Laporaninformasi.com — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk memperkuat soliditas serta bergerak seirama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.
Dua institusi strategis tersebut dinilai harus terus menyelaraskan langkah untuk merespons dinamika di tengah masyarakat sekaligus mendorong laju ekonomi Batam agar mampu menembus target di atas 7 persen pada triwulan mendatang.
Pesan tegas tersebut disampaikan Amsakar saat memimpin Apel Gabungan Pemko dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekda Batam Firmansyah, serta seluruh pegawai dari kedua lembaga.
"Batam saat ini menjadi perhatian nasional, mulai dari jenderal, menteri, hingga investor. Cara terbaik kita membalas perhatian tersebut adalah dengan mempersembahkan kinerja terbaik, menjaga soliditas, dan bekerja optimal demi kemajuan daerah," ujar Amsakar.
Dalam arahannya, Wali Kota menyoroti keterbukaan informasi di ruang digital. Ia meminta ASN meningkatkan literasi digital, bijak bermedia sosial, serta tidak bersikap reaktif menghadapi isu liar di masyarakat.
Untuk mengantisipasi narasi bias di ruang publik, Amsakar mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan akun media sosial resmi mereka untuk membagikan ulang (reshare) rilis berita resmi dari mediacenter.batam.go.id maupun bpbatam.go.id. Langkah ini dipandang penting agar klarifikasi informasi dapat tersampaikan secara cepat dan terukur.
Di sektor pembangunan fisik, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya beserta unit teknis diinstruksikan melakukan evaluasi ketat dari tahap perencanaan hingga pengerjaan. Pengawasan berlapis ini ditujukan untuk mencegah keterlambatan proyek yang berisiko memicu sanksi putus kontrak.
Amsakar juga memberikan perhatian serius terhadap pelayanan dasar air bersih. Meski menyadari tantangan kendala teknis akibat pipa tua, ia meminta tim lapangan menyusun peta jalan (roadmap) pembenahan jangka panjang sekaligus siaga memberikan penanganan darurat melalui armada mobil tangki.
"Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kawan-kawan di lapangan harus hadir membawa solusi dan menenangkan warga," tegasnya.
Menutup arahannya, Amsakar menaruh perhatian pada isu internal kepegawaian, khususnya dinamika maraknya permohonan izin perceraian di lingkungan ASN Pemko Batam. Pimpinan OPD diminta mengedepankan mediasi pembinaan serta penguatan keagamaan guna membangun ketahanan keluarga para pegawai. *Jel/red*
