Laporaninformasi.com (Batam) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi melanjutkan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Tahun Ajaran 2026/2027. Program unggulan pasangan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra ini dihadirkan untuk meringankan beban finansial orang tua sekaligus menjamin kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kota Batam.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan investasi jangka panjang Pemko Batam dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Program ini merupakan komitmen kami bersama Ibu Li Claudia agar tidak ada orang tua yang terbebani biaya seragam ketika anaknya memasuki tahun ajaran baru. Pemerintah harus hadir memberikan solusi sekaligus memastikan seluruh anak dapat bersekolah dengan nyaman,” ujar Amsakar.
Pada tahun ajaran ini, total bantuan menjangkau 52.835 siswa baru di sekolah negeri maupun swasta yang berpartisipasi. Rinciannya, sebanyak 26.334 siswa SD dan 26.501 siswa SMP masing-masing akan menerima dua set pakaian, yaitu satu set seragam sekolah nasional dan satu set baju Melayu.
Proses penyaluran seragam gratis diperkirakan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober 2026. Penyesuaian jadwal dilakukan karena Pemko Batam saat ini masih menuntaskan pendataan ukuran (size) baju para murid baru yang baru memulai persekolahan pada 20 Juli 2026.
Menyikapi hal tersebut, Amsakar mengimbau pihak sekolah untuk tidak memberatkan para wali murid selama masa transisi pembagian seragam.
“Kami mengimbau kepada seluruh kepala sekolah di tingkat SD dan SMP negeri maupun swasta untuk tidak memaksakan siswa baru menggunakan seragam sekolah sampai dengan seragam gratis didistribusikan,” tegasnya.
Selain bantuan pakaian sekolah, komitmen Pemko Batam di sektor pendidikan pada tahun 2026 juga diwujudkan melalui peningkatan infrastruktur. Pemerintah daerah tengah merealisasikan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), penambahan ruang kelas, laboratorium, hingga rehabilitasi fasilitas sanitasi dan ruang belajar di berbagai SD dan SMP se-Kota Batam guna menciptakan iklim belajar yang aman dan kondusif. *Jel/red*
