Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sambut Legenda Timnas, Wali Kota Batam Genjot Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Senin | Agustus 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T12:33:51Z
Wali Kota Batam sekaligus Ketua Umum PS Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan jajaran legenda sepak bola Tim Nasional Indonesia di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026). Foto: Diskominfobatam

Laporaninformasi.com (Batam) – Wali Kota Batam sekaligus Ketua Umum PS Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan jajaran legenda sepak bola Tim Nasional (Timnas) Indonesia di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi pembinaan sepak bola usia dini di Kota Batam.


Sejumlah nama besar pesepak bola tanah air hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Rully Nere, Oktovianus Maniani, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.


Amsakar menyampaikan apresiasinya atas perhatian para legenda sepak bola terhadap pengembangan talenta lokal. Menurutnya, kehadiran eks penggawa Garuda tersebut memberikan motivasi dan energi positif bagi iklim sepak bola daerah.


"Terima kasih atas kehadirannya. Ini menjadi sentuhan awal sebagai bentuk atensi pemerintah dalam pengembangan sepak bola di Batam," ujar Amsakar.


Ia menegaskan bahwa pembinaan usia dini merupakan kunci utama dalam membangun prestasi jangka panjang. Keberadaan Sekolah Sepak Bola (SSB) dan komunitas yang aktif di Batam dinilai menjadi modal sosial yang kuat.


Lebih lanjut, Amsakar mematok target tinggi agar Batam terus meregenerasi talenta hebat yang mampu menembus skuad nasional, mengikuti jejak penyerang Timnas Indonesia asal Batam, Ramadhan Sananta.


"Kita harus melahirkan Ramadhan Sananta berikutnya dari Batam. Karena itu, pembinaan usia dini harus menjadi perhatian bersama," tegasnya.


Untuk mewujudkan hal tersebut, Amsakar menekankan pentingnya ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari ketersediaan pelatih kompeten, dukungan orang tua, hingga penyelenggaraan turnamen berkala setiap tiga atau enam bulan sekali. Selain mengasah jam terbang pemain, agenda kejuaraan rutin ini dinilai berpotensi mendongkrak sektor sport tourism di Batam.


Sementara itu, mantan pemain Timnas Indonesia, Oktovianus Maniani, mengamini potensi besar yang dimiliki pesepak bola muda di Batam. Ia menilai kunci utamanya terletak pada konsistensi wadah kompetisi.


"Potensi pemain di Batam cukup besar. Yang dibutuhkan adalah wadah untuk pengembangan pemain. Ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung," kata. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update