Laporaninformasi.com (Belawan) — Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) memperketat pengawasan terhadap arus penumpang dan barang bawaan di Pelabuhan Bandar Deli, Belawan, Sumatra Utara, Senin (24/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyelundupan barang terlarang serta memastikan keselamatan pelayaran.
Dalam aksi pengawasan tersebut, petugas memeriksa dokumen identitas, kelengkapan surat perjalanan, hingga barang bawaan penumpang yang terindikasi mencurigakan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
Pemeriksaan selektif ini difokuskan untuk mencegah masuknya barang-barang haram, muatan ilegal, maupun benda berbahaya yang dapat mengancam keamanan transportasi laut.
"Pemeriksaan dilakukan secara terukur sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi penyelundupan serta peredaran barang terlarang melalui jalur pelayaran," ujar perwakilan Kodaeral I di lokasi.
Selain memeriksa muatan penumpang, personel TNI AL juga memantau situasi keamanan di area sekitar pelabuhan guna memastikan ketertiban kawasan Bandar Deli tetap kondusif.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan barang atau benda yang diduga melanggar hukum, penanganan akan dilanjutkan melalui jalur penegakan hukum resmi dengan melibatkan serta berkoordinasi bersama instansi terkait.
Kendati pemeriksaan dilakukan secara intensif, Kodaeral I memastikan bahwa kelancaran arus penumpang dan pelayanan publik di pelabuhan tetap menjadi prioritas. Langkah ini diambil agar aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa transportasi laut dapat berjalan seimbang.
Melalui pengawasan ketat ini, Kodaeral I menegaskan komitmennya untuk menjaga jalur perairan nasional tetap aman, tertib, dan bersih dari praktik kejahatan serta penyelundupan barang terlarang. *Jel/red*
