Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sinergi Pemko dan BP Batam Sukseskan Lahan Pembangunan SMKN 13 di Bengkong

Senin | Juli 13, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T12:27:47Z
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi melakukan peletakan batu pertama Unit Sekolah Baru SMK Negeri 13, di Bengkong Pertiwi, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026). Foto: Diskominfobatam

Laporaninformasi.com (Batam) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 13 Kota Batam di Bengkong Pertiwi, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).


Pembangunan sekolah vokasi baru ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus menjawab tantangan industri di masa depan. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, Camat Bengkong, serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan bahwa sektor pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk mendorong transformasi sosial dan memutus rantai kemiskinan.


"Untuk sukses hidup di dunia dan akhirat, jawabannya adalah pendidikan. Pendidikan merupakan jalan tercepat untuk melakukan transformasi kelas sosial menjadi lebih baik. Kehadiran kita hari ini adalah bentuk ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas SDM di negeri yang kita cintai ini," ujar Amsakar.


Ia menambahkan, di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur berjalan beriringan sebagai prioritas utama.


Guna memastikan akses pendidikan yang merata, Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah meluncurkan berbagai program stimulus. Di antaranya adalah penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP (negeri maupun swasta), serta perluasan program beasiswa perguruan tinggi.


Pemko Batam juga memperkenalkan dua skema beasiswa baru, yakni Beasiswa Anak Berprestasi untuk Keluarga Tidak Mampu dan Beasiswa Anak Berprestasi Hinterland. Program ini menggandeng sejumlah kampus ternama, seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).


"Kami ingin mempersiapkan SDM Batam dengan matang agar tidak ada lagi narasi kekalahan dari anak-anak negeri yang merasa hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Pemerintah harus hadir dan berpihak agar anak-anak kita mampu mengambil peran dalam pembangunan Batam dan Kepulauan Riau di masa depan," tegasnya.


Tidak hanya berfokus pada generasi muda, dalam kesempatan tersebut Amsakar juga memaparkan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia). Pemko Batam resmi melipatgandakan kuota penerima bantuan sosial bagi lansia dari 2.000 orang menjadi 4.000 orang. Selain kuota, indeks bantuan juga dinaikkan dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per orang.


Mengenai realisasi pembangunan SMKN 13 Batam, Amsakar mengapresiasi sinergi yang kuat antara Pemko Batam, BP Batam, dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, khususnya dalam penyelesaian administrasi lahan. Meskipun pengelolaan lahan di Batam memiliki regulasi yang spesifik, koordinasi intensif dengan Direktorat Lahan BP Batam membuat proyek ini bisa segera dimulai.


"Pembangunan sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi sedang menyiapkan peradaban dan masa depan Batam. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi akan dirasakan oleh generasi mendatang," pungkasnya sembari mengajak warga Bengkong untuk mengawal pembangunan sekolah tersebut hingga tuntas. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update