Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peringati Harkopnas Ke-79, Menkop Ferry Juliantono Sambangi Rumah Bung Hatta Guna Tegakkan Ideologi Koperasi

Senin | Juli 13, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T09:24:05Z
Menteri Koperasi Ferry Juliantono, bersama Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Proklamator RI, Mohammad Hatta, di Jalan Diponegoro No. 57, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026). Foto: Kemenkop

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, bersama Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Proklamator RI, Mohammad Hatta (Bung Hatta), di Jalan Diponegoro No. 57, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026).


Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang jatuh pada tanggal 12 Juli. Selain sebagai bentuk penghormatan atas jasa Bung Hatta dalam meletakkan fondasi koperasi di Indonesia, pertemuan ini juga menjadi momentum menegaskan kembali arah ekonomi nasional.


Kedatangan rombongan Kementerian Koperasi disambut langsung oleh putra-putri Bung Hatta, yakni Meutia Hatta, Gemala Hatta, dan Halida Hatta. Turut mendampingi guru besar ekonomi Prof. Sri Edi Swasono serta akademisi Rocky Gerung.


Dalam keterangannya, Menkop Ferry Juliantono menyatakan bahwa kunjungan ini membawa misi besar untuk mengglorifikasikan kembali cita-cita Bung Hatta di tengah tantangan kapitalisme global. Ia menekankan pentingnya mengembalikan ideologi ekonomi Indonesia ke khittahnya.


"Sesuai dengan keinginan Presiden Pak Prabowo Subianto, sekarang kita diminta untuk mengembalikan lagi arah sistem dan praktik ekonomi kita untuk tidak tergeser menjadi ideologinya ekonomi liberal kapitalistik. Kita harus kembali kepada ideologi Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33, yaitu koperasi," ujar Ferry.


Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Koperasi bersama Dewan Koperasi Nasional (Dekopin) dan pemerintah daerah tengah mengonsep kolaborasi lintas sektor. Salah satu program taktis yang kini sedang diakselerasi adalah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi riil di tingkat akar rumput.


Menkop menambahkan, Harkopnas ke-79 harus menjadi alarm pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa koperasi adalah satu-satunya sistem ekonomi yang paling selaras dengan Pancasila.

"Memang ini tugas yang tidak ringan, tapi kami di Kementerian Koperasi bersama dengan seluruh gerakan koperasi akan menjadi garda terdepan untuk kembali menegakkan ideologi ekonomi," tegasnya.


Sementara itu, putri sulung Bung Hatta, Meutia Hatta, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan jajaran Kemenkop. Menurutnya, langkah ini membuktikan komitmen pemerintah untuk tetap menempatkan pemikiran pemikiran Bung Hatta sebagai kompas utama pemajuan koperasi.


"Bung Hatta itu dari awal peduli pada kemanusiaan. Sejak kecil beliau tahu penderitaan rakyat, dan penderitaan itulah yang membentuk watak hingga menghasilkan pikiran tentang koperasi," ungkap Meutia.


Ia juga menaruh harapan besar pada program KDKMP yang saat ini sedang digenjot pemerintah agar benar-benar membawa kemaslahatan dan keuntungan bagi masyarakat luas.


Di tempat yang sama, Prof. Sri Edi Swasono turut memuji strategi Kemenkop yang dinilai lebih membumi dalam mensosialisasikan koperasi kepada generasi muda, salah satunya lewat rencana menggelar acara Fun Run di momentum Car Free Day (CFD) pekan depan.


"Kami merasa terhormat Bapak Menteri datang ke sini. Rencana acara Fun Run itu hebat, masyarakat kita suka jalan sehat, dan momen itu bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan serta mempopulerkan kembali soal koperasi," pungkas Sri Edi. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update