Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadiri Pelepasan Ekspedisi Patriot 2026, Wali Kota Batam Dorong Pemerataan Ekonomi Lewat Transmigrasi

Jumat | Juli 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T22:42:25Z
Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026). Foto: Diskominfobatam

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa program transmigrasi memegang peranan strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan serta mengikis kesenjangan antarwilayah di Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar saat hadir sebagai narasumber dalam acara Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Transformasi Transmigrasi yang tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Transmigrasi Tahun 2025–2029. Sebanyak 1.476 sumber daya manusia (SDM) unggul yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot resmi diterjunkan ke berbagai kawasan transmigrasi di Tanah Air untuk mendorong inovasi dan percepatan pembangunan.


Dalam paparannya, Amsakar membagikan pengalaman Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama BP Batam dalam menangani relokasi masyarakat yang terdampak pengembangan investasi di wilayah Rempang dan Galang.


Ia menilai, langkah Kementerian Transmigrasi dalam membangun kawasan permukiman baru di Tanjung Banun menjadi jalan keluar yang konkret dan memberikan kepastian hukum bagi warga terdampak.


"Alhamdulillah, kehadiran Kementerian Transmigrasi membangun kawasan permukiman di Tanjung Banun menjadi solusi yang paling baik. Masyarakat memperoleh kepastian lahan sekaligus dibangunkan ekosistem permukiman yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung," ujar Amsakar.


Keberhasilan tersebut, lanjutnya, tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pemko Batam, BP Batam, Kementerian Transmigrasi, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait dalam satu visi pelayanan publik.


Menjawab pertanyaan terkait perannya yang ganda sebagai Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam, Amsakar membeberkan kuncinya: penyelarasan perencanaan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) secara terpadu.


Mekanisme ini terbukti ampuh mencegah terjadinya sekat birokrasi maupun tumpang tindih (overlapping) anggaran dan program kerja, Fokus BP Batam Pembangunan infrastruktur strategis, seperti jalan, pelabuhan, dan fasilitas kawasan ekonomi dan Fokus Pemko Batam Pelayanan dasar masyarakat serta penanganan aspek sosial kemasyarakatan.


Selain penyelarasan internal, kemudahan investasi di Batam juga dipacu melalui penguatan sistem pelayanan terpadu lintas lembaga demi menjamin kecepatan perizinan dan kepastian hukum bagi para investor.


Menutup penyampaiannya di hadapan ratusan anggota Tim Ekspedisi Patriot, Amsakar berpesan agar para peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di tempat penugasan masing-masing.


"Saya percaya dengan pembekalan yang telah diberikan. Insya Allah, kehadiran saudara-saudara di kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia dapat membangun kondusivitas, memobilisasi masyarakat agar semakin produktif, sekaligus menghadirkan energi baru untuk mendorong kemajuan daerah," pungkasnya. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update