Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Apresiasi Dukungan FIFA, Menpora Erick Dorong Event Internasional Berdampak Ekonomi

Selasa | Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T11:27:29Z
Garuda Academy Year II 2026 dalam rangkaian pembelajaran tatap muka CORE 1.0 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (28/7). Foto: Kemenpora

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi sepak bola tanah air tidak bisa hanya bertumpu pada performa pemain dan pelatih di lapangan. Menurutnya, industri sepak bola nasional membutuhkan fondasi kepemimpinan (leadership) serta sistem manajemen yang kokoh.


Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menghadiri pembukaan Garuda Academy Year II 2026 dalam rangkaian pembelajaran tatap muka CORE 1.0 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (28/7).


Dalam sambutannya, Menpora turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) atas komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem sepak bola di Indonesia.


"Terima kasih kepada FIFA yang sudah mendukung kemajuan sepak bola Indonesia, kita tahu kecintaan masyarakat terhadap sepak bola begitu besar," ujar Menpora Erick.


Erick menilai, perhatian publik selama ini lebih banyak tersedot pada performa tim, pemain, dan pelatih. Padahal, faktor penggerak utama di balik keberlanjutan prestasi adalah tata kelola kepemimpinan dan sistem yang solid di belakang layar.


"Sebagian komponen, backbone-nya ya adalah kita semua. Saya berulang kali menyampaikan bahwa leadership harus ada di dalam sepak bola, termasuk di dalamnya dengan sistem yang baik," kata Erick.


Di hadapan 105 peserta Garuda Academy Year II, Menpora melontarkan tantangan agar para peserta dapat menjadi generasi penerus yang membawa perubahan nyata bagi industri olahraga nasional.


"Saya ingin menantang kalian karena kalian adalah masa depan sepak bola Indonesia. Kita serius membangun leadership. Jangan sampai fondasi yang sudah dibangun ini mengalami kemunduran. Di sini kalian harus bekerja dengan nilai. Apa yang dilakukan harus memberi manfaat bagi keluarga dan juga bangsa. Tidak ada transformasi yang berhasil tanpa komitmen leadership dan sistem," tegasnya.


Selain penguatan kepemimpinan, Menpora menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung penyelenggaraan ajang olahraga skala internasional di Indonesia. Langkah ini dinilai strategis karena mampu memberikan dampak pertumbuhan ekonomi secara langsung bagi masyarakat.


Adapun program CORE 1.0 dalam Garuda Academy Year II ini dirancang sebagai pembekalan awal bagi para calon pengelola industri sepak bola. Para peserta dibekali materi mendalam terkait pemahaman industri sepak bola modern, strategi pembentukan identitas merek (brand identity), hingga perencanaan serta pengelolaan event olahraga secara profesional. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update