Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tinjau Budidaya Udang Vaname di Tanjungpinang, Komisi IX DPR RI Soroti Potensi Ekonomi dan Ketenagakerjaan

Kamis | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-22T20:13:54Z




LaporanInformasi.Com [TG. PINANG] -- Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambak budidaya udang vaname milik PT Win Win Shrimp di Tanjungpinang, Rabu (22/4/2026).

 

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda reses Komisi IX di Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung pada 22–26 April 2026. Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, selaku Ketua Tim, didampingi Wakil Ketua Komisi IX M. Yahya Zaini serta sejumlah anggota lintas fraksi.

 

Dalam kegiatan tersebut, rombongan didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, yang mewakili Pemerintah Provinsi Kepri.

 

Kunjungan kerja ini dinilai sebagai momentum strategis untuk mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya, khususnya udang vaname, yang menjadi salah satu motor penggerak investasi, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Sebagai komisi yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, Komisi IX menilai sektor ini memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan pekerja, standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta penguatan jaminan sosial bagi masyarakat pesisir.

 

Peninjauan ini juga menjadi wujud fungsi pengawasan dan pemantauan potensi daerah yang perlu didukung melalui kebijakan pemerintah pusat.

 

Pj Sekdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan apresiasi atas perhatian DPR RI terhadap sektor perikanan di daerahnya. Ia berharap kunjungan ini dapat memperkuat dukungan pusat agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan.

 

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Kepulauan Riau. Kami berharap dukungan pusat terhadap pengembangan produksi perikanan, khususnya budidaya udang vaname, dapat semakin diperkuat sehingga potensi besar yang dimiliki Kepri benar-benar mampu dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Luki.

 

Diketahui, Kepri memiliki potensi sumber daya perikanan mencapai 1,1 juta ton per tahun dengan tingkat pemanfaatan yang masih dapat ditingkatkan. Udang vaname menjadi komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor.

 

Komoditas ini juga dinilai strategis dalam mendukung target nasional peningkatan ekspor udang sebesar 250 persen yang didorong oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ditambah lagi, letak geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadi keunggulan tersendiri.

 

Pemerintah Provinsi Kepri berharap kunjungan ini dapat menjadi jembatan penguatan sinergi antar tingkat pemerintahan. Selain mendorong investasi berkualitas, diharapkan juga hadir regulasi yang menjamin perlindungan tenaga kerja dan industri perikanan yang berkelanjutan.

 

“Pemprov Kepri berkomitmen terus membuka ruang kolaborasi bersama DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” tutupnya. *Red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update