Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rekening Penampungan Dana Narkoba Rp211 Miliar Terbongkar, Jainun Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jumat | April 24, 2026 WIB Last Updated 2026-04-24T14:45:10Z

Foto : Istimewa/Humas Polri

LAPORANINFORMASI.COM [JAKARTA] -- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap Muhammad Jainun, tersangka pembuat rekening penampungan aliran dana jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. 


Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus besar yang telah berlangsung lama ditangani oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi. 

 

Dalam rilis pers yang diterima media ini, Jumat (24/4/2026), Jainun diamankan di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, tepat pada Jumat, 17 Februari 2026, pukul 21.00 WIB.

 

"Dari hasil analisa tim penyidik, ditemukan indikasi kuat bahwa salah satu rekening yang digunakan untuk menampung hasil transaksi penjualan barang haram tercatat atas nama Muhammad Jainun," ungkap Eko.


Saat diperiksa, tersangka mengaku awalnya dihubungi oleh seseorang berinisial HB yang berdomisili di Malaysia. Tugas Jainun hanyalah membuatkan rekening bank beserta akses m-banking dan token, yang kemudian dikirimkan ke luar negeri untuk digunakan oleh jaringan.


Berdasarkan penelusuran data rekening koran periode Desember 2018 hingga Januari 2026, tercatat perputaran uang yang sangat masif mencapai Rp211,2 miliar. Secara rinci, total dana masuk dan keluar masing-masing bernilai sekitar Rp105,6 miliar.

 

Pada periode 2021 hingga 2025, rata-rata transaksi yang berjalan mencapai Rp3 miliar per bulan. Namun, memasuki akhir tahun 2025, terjadi lonjakan yang sangat signifikan.

 

"Terjadi peningkatan drastis pada aliran dana masuk. Mulai muncul transaksi bernilai miliaran rupiah dalam sekali jalan. Ada satu rekening yang tercatat menerima transfer hingga lebih dari Rp8 miliar, sementara transaksi lainnya bergerak di kisaran Rp3 miliar hingga Rp6 miliar," jelas Eko.

 

Dengan penangkapan ini, polisi berhasil memutus salah satu jalur pembiayaan utama yang menopang operasional jaringan narkoba internasional tersebut. *red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update