LaporanInformasi.Com [Batam] - Pemerintah Kota Batam terus melangkah maju meningkatkan mutu pelayanan yang disajikan bagi warganya, salah satunya melalui penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini dikukuhkan dalam Rapat Evaluasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah sekaligus menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Program tersebut, Firmansyah, di ruang kerja Wali Kota Batam pada Rabu, 29 April 2026.
Pertemuan yang diselenggarakan ini menjadi wadah penting dan strategis guna memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dalam program ini tidak sekadar berjalan sesuai aturan dan ketentuan administrasi semata, melainkan benar-benar membawa manfaat yang dapat dirasakan, diukur hasilnya, serta mampu dijalankan secara terus-menerus demi kesejahteraan masyarakat.
Dalam arahan yang disampaikannya, Firmansyah menyatakan bahwa tempat penyediaan layanan dalam program ini memegang peranan sentral, sekaligus menjadi cerminan nyata keberadaan dan peran pemerintah di tengah kehidupan masyarakat luas.
“Dapur MBG bukan sekadar titik layanan, tetapi simbol kehadiran negara. Di sinilah kualitas pelayanan diuji, apakah benar-benar dirasakan masyarakat atau hanya berhenti pada laporan,” ujarnya.
Keberhasilan pelaksanaan program ini, lanjutnya, sangat bergantung pada keteguhan dan kesinambungan langkah di lapangan, kualitas hasil kerja dan pelayanan yang diberikan, serta kesiapan untuk menyesuaikan diri dan menjawab berbagai perubahan serta kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pimpinan instansi pelaksana dan pihak-pihak yang terkait agar senantiasa mempererat kerja sama dan komunikasi di antara berbagai bidang tugas, yang dinilai menjadi faktor utama penentu keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan.
“Tidak boleh ada kerja sendiri-sendiri. Program ini hanya akan berhasil jika dijalankan secara terintegrasi, responsif, dan saling menguatkan. Koordinasi bukan pilihan, tetapi keharusan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa kegiatan penilaian dan peninjauan kembali pelaksanaan kerja hendaknya diposisikan sebagai sarana untuk menyempurnakan cara kerja dan hasil yang dicapai, bukan sekadar menjadi kegiatan rutin yang dijalankan tanpa makna lebih.
“Kita tidak boleh puas pada program yang hanya berjalan. Target kita adalah program yang berdampak. MBG harus menjadi model layanan yang adaptif, presisi, dan berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” kata Firmansyah.
Turut hadir serta mengikuti seluruh jalannya pertemuan ini adalah para pemangku jabatan dan petugas pelaksana dari berbagai instansi serta pihak terkait. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah dan pandangan, agar pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan semakin tertata dan sempurna.
Melalui proses peninjauan ini, Pemerintah Kota Batam kembali menegaskan tekadnya untuk senantiasa memperbaiki diri, mempererat kerja sama antarpihak, serta menghadirkan layanan yang tidak hanya tersedia bagi masyarakat, melainkan juga sesuai dengan kebutuhan, memiliki kualitas terbaik, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Dengan semangat bahu-membahu dan langkah yang terus dipercepat, Kota Batam bergerak mantap mewujudkan sistem pemerintahan yang mengikuti perkembangan zaman, tanggap terhadap setiap kebutuhan, serta berfokus pada pencapaian hasil yang bermanfaat bagi seluruh warganya. *red*