Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Batam Tingkatkan Layanan Keimigrasian, Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Investasi

Kamis | April 30, 2026 WIB Last Updated 2026-04-29T19:46:42Z

Wali Kota Batam Amsakar Acmad saat menerima kunjungan Kepala Kanwil Imigrasi Kepri, Rabu (29/4/2026). Foto : Kominfo Batam

LaporanInformasi.Com [Batam] - Guna mengangkat potensi pariwisata sekaligus mempermudah akses bagi mereka yang hendak menanamkan modal usaha, Pemerintah Kota Batam mempererat kerja sama dengan jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau. Pertemuan strategis tersebut berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, di ruang kerja Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang menerima langsung audiensi pimpinan instansi terkait.

Sebagai wilayah yang dianugerahi letak geografis istimewa serta terhubung dengan jaringan pergerakan internasional, Batam memegang peranan penting dalam arus perpindahan orang dan barang. Kondisi ini menjadi keunggulan tersendiri yang dapat dikembangkan guna memajukan sektor unggulan daerah, salah satunya pariwisata yang hingga kini masih menjadi penyumbang utama pendapatan daerah.

“Kepri, khususnya Batam, memiliki daya tarik tersendiri. Banyak pihak yang berminat untuk datang, berusaha, dan berinvestasi,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, semakin tingginya jumlah orang yang datang maupun berangkat bukan sekadar urusan pengelolaan administrasi, melainkan peluang besar yang harus dikelola dengan tepat. Melalui sistem dan pelayanan keimigrasian yang tanggap serta efisien, pergerakan tersebut dapat diubah menjadi kekuatan yang mendorong kemajuan ekonomi, terutama bagi sektor perjalanan dan kunjungan wisata.

Menurutnya, untuk membuat Batam semakin dikenal dan diminati, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kemudahan proses masuk dan keluar wilayah menjadi salah satu faktor penentu kenyamanan bagi wisatawan maupun calon penanam modal, sehingga kerja sama dengan lembaga yang menangani urusan tersebut menjadi hal yang tak terpisahkan.

“Koordinasi yang kuat adalah kunci. Kita ingin Batam tampil sebagai kota yang terbuka, progresif, tetapi tetap tertib dan terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, menyampaikan bahwa perhatian utama dan peningkatan kinerja pelayanan difokuskan langsung bagi wilayah Batam. Hal ini sejalan dengan karakteristik daerahnya yang memiliki banyak pintu masuk dan keluar, baik melalui jalur laut maupun udara, yang menjadikannya titik persinggahan utama.

“Batam sangat strategis karena memiliki banyak pelabuhan. Kondisi ini memudahkan pengawasan lalu lintas orang secara cepat dan efektif,” jelasnya.

Langkah yang diambil ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan arahan pemerintah pusat, yang menghendaki agar iklim usaha dan kunjungan wisata senantiasa terjaga kondusif. Pihaknya berjanji akan terus menyempurnakan berbagai layanan agar tidak ada lagi kendala administratif yang dapat menghambat perkembangan sektor-sektor tersebut.

“Kami siap mendukung Kepri, khususnya Batam, dari sisi keimigrasian untuk memfasilitasi investor dan mendorong sektor pariwisata,” tegasnya.

Dengan terjalinnya kesepahaman dan kesepakatan ini, diharapkan Batam semakin mampu bersaing sebagai tujuan kunjungan pilihan, sekaligus menciptakan iklim yang ramah bagi pengembangan usaha, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. *red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update