Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bakamla RI Resmikan 3 Kantor Zona Sekaligus, Investasi Rp533 Miliar Perkuat Pengawasan Laut Nusantara

Kamis | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T09:35:55Z

 

LAPORANINFORMASI.COM [BATAM] -- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) mengambil langkah strategis dengan meresmikan tiga kantor zona sekaligus yang mencakup wilayah Barat, Tengah, dan Timur Indonesia. Peresmian ini dilakukan pada Rabu (23/04/2026) sebagai bukti komitmen negara dalam memperkuat sistem pengawasan maritim.

 

Acara dipusatkan di Zona Bakamla Barat, Setokok, Kota Batam, dan dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah. Secara serentak, peresmian juga dilakukan secara daring untuk Zona Bakamla Tengah di Manado dan Zona Bakamla Timur di Ambon.

 

Dengan fasilitas lengkap dan modern Kantor Zona Barat di Batam menjadi yang terbesar dengan luas lahan mencapai hampir 169.000 meter persegi. Kompleks ini dilengkapi fasilitas super lengkap, mulai dari dermaga, gedung komando, kantor Syahbandar, hingga Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang canggih. Tak hanya itu, tersedia juga fasilitas pendukung seperti klinik, rumah dinas, dan rumah susun bagi personel.

 

Sementara itu, Zona Tengah berlokasi di Minahasa, Sulawesi Utara dengan Mako John Lie, dan Zona Timur di Maluku Tengah dengan Mako Martha Christina Tiahahu.

 

Pembangunan yang berlangsung bertahap sejak 2023 ini menyerap total anggaran sebesar Rp 533 miliar.

 

"Khusus di Batam, fasilitas yang dibangun ini menjadi yang terbesar. Bahkan dibandingkan Mabes kami saat ini, fasilitas di sini sudah jauh lebih lengkap, termasuk Puskodal-nya," ungkap Irvansyah usai Dalam sambutannya, Irvansyah menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran negara. Keberadaan tiga zona ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih dekat, profesional, dan responsif bagi masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha maritim.

 

"Peresmian tiga zona ini bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut Indonesia," tegasnya.

 

Dengan adanya basis operasi yang kuat di tiga poros utama ini, Bakamla optimistis dapat meningkatkan rasa aman di laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Irvansyah juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah yang telah menghibahkan lahan strategis seluas 16-17 hektare tersebut. Ke depan, kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai markas pertahanan, tetapi juga diharapkan menjadi ruang interaksi dan kemitraan.

 

"Kami ingin tempat ini menjadi rumah bersama. Masyarakat bisa datang, berdiskusi, dan bersama-sama mencari solusi pembangunan, khususnya di Kepri," pungkasnya.

 

Acara peresmian turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, Wali Kota Batam, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. *Den/Red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update