Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

69 Hakim dan Juri Resmi Dilantik, Jadi Penentu Kualitas MTQH XX Kota Tanjungpinang

Senin | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T15:20:41Z

Wali Kota Tanjung Pinang saat melantik 69 Dewan Hakim dan Dewan Juri di Aula Plaza Hotel Tanjung Pinang, Senin (27/4/2026), Foto : Kominfo Tanjung Pinang

LaporanInformasi.Com [Tanjungpinang] -- Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis atau MTQH tingkat Kota Tanjungpinang yang ke-20, susunan tim penilai resmi ditetapkan dan diambil sumpahnya. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memimpin langsung prosesi pelantikan di Aula Plaza Hotel, Senin siang tadi, yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Raja Ariza, unsur pimpinan daerah, serta kepala dinas dan lembaga terkait.


Sebanyak 60 orang menduduki jabatan sebagai Dewan Hakim dan 9 orang lainnya ditetapkan sebagai Dewan Juri. Penunjukan mereka tertuang dalam Keputusan Wali Kota Nomor 238 Tahun 2026, yang sekaligus mengatur susunan panitia pelaksana serta penanggung jawab berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari penilaian utama hingga acara pendukung seperti pawai ta’aruf, bazar, penampilan seni qasidah, dan marawis. Seluruh tim ini nantinya bertugas menilai dan menentukan qualification peserta di setiap cabang perlombaan yang dipertandingkan.


Dalam sambutannya, Wali Kota Lis Darmansyah menyatakan bahwa penyelenggaraan ajang ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengembangkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ia melihat MTQH sebagai sarana strategis untuk mengangkat syiar agama sekaligus menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki generasi muda.


“Bagi kita, MTQH adalah wujud nyata bagaimana kita menjaga dan menyebarluaskan ajaran agama di kota tercinta ini. Namun ada tujuan lain yang tak kalah penting: ajang ini menjadi tempat mencari dan menjaring bibit unggul. Mereka yang terpilih dan memiliki kemampuan baik, nantinya akan kita bina dan dorong untuk tampil mewakili daerah, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga sampai ke tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Lis Darmasyah. 


Lis juga menekankan bahwa hasil akhir yang dicapai sangat ditentukan oleh kualitas dan cara kerja tim penilai. Di tangan merekalah proses penyaringan berlangsung, sehingga peran yang diemban memiliki dampak langsung terhadap kualitas kader pembaca dan penghafal Al-Qur’an yang lahir dari daerah ini. Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar seluruh anggota dewan memegang teguh prinsip-prinsip dasar dalam menjalankan tugasnya.


“Kami menunjuk Bapak dan Ibu sekalian bukan tanpa alasan, karena kami yakin akan keilmuan dan integritas yang dimiliki. Namun kemampuan saja tidak cukup. Penilaian harus berjalan dengan dasar yang jelas, jujur, dan tidak berat sebelah. Hanya dengan cara itulah kita bisa mendapatkan peserta yang benar-benar layak, memiliki kemampuan mumpuni, dan siap bersaing. Jadikanlah tugas ini sebagai ibadah dan amanah, sehingga hasil yang diambil nanti bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi kebanggaan kita bersama,” pesannya dengan nada tegas namun penuh harapan.


Dengan selesainya prosesi ini, seluruh rangkaian persiapan pelaksanaan MTQH XX dinyatakan semakin matang dan siap dijalankan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga tumbuh dengan landasan nilai-nilai agama yang kuat dan akhlak yang terpuji. *Den/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update