Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Fokus Kepemimpinan Baru, Kapolri Jenderal Suyudi Prioritaskan Konsolidasi Internal dan Pemberantasan Narkotika-Judi Online

Jumat | Oktober 02, 2026 WIB Last Updated 2026-10-02T05:06:26Z
Suyudi dalam keterangan pers usai secara resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (1/10/2026). Foto: Divhumaspolri

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menegaskan sejumlah fokus utama dalam awal kepemimpinannya. Komitmen tersebut meliputi penguatan konsolidasi internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, hingga membangun kedekatan yang lebih erat antara Korps Bhayangkara dan masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan Suyudi dalam keterangan pers usai secara resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).


Sebagai langkah awal memimpin institusi kepolisian, Suyudi menyatakan akan langsung bergerak melakukan konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi program-program kerja yang telah berjalan pada masa kepemimpinan sebelumnya. Kebijakan yang dinilai sudah baik akan terus dilanjutkan, sementara sektor-sektor yang memerlukan pembenahan akan segera dievaluasi dan diperbaiki.


"Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan, dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki," ujar Jenderal Suyudi.


Dalam visi kepemimpinannya, peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu pilar utama yang disoroti. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menghadirkan penegakan hukum yang adil serta merajut hubungan yang harmonis dan humanis antara Polri dan warga. Seluruh arah kebijakan tersebut dirangkum dalam program kerja utama bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”.


Menurutnya, kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian. Polri dituntut untuk selalu hadir di tengah-tengah warga serta sigap merespons berbagai dinamika persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka kamtibmas," lanjutnya.


Guna memperkuat konsolidasi internal, Suyudi mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pemetaan komprehensif terhadap berbagai persoalan yang ada di tubuh Polri. Langkah "belanja masalah" ini dilakukan untuk merumuskan skala prioritas penanganan, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang.


Di samping pembenahan internal, Suyudi juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti sejumlah instruksi penting dari Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama penegakan hukum diarahkan pada pemberantasan kejahatan yang selama ini menjadi sumber keresahan publik, seperti peredaran narkotika, tindak pidana penyelundupan, hingga perjudian daring (online).


"Yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama dalam berbagai kegiatan seperti juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat," pungkasnya. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update