Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tinjau Latma PEGASE 2026, Menhan Sjafrie Tegaskan Komitmen Diplomasi Pertahanan Indonesia-Prancis

Rabu | September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-23T04:44:52Z
Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung pelaksanaan Latihan Bersama PEGASE 2026, Selasa (22/9/2026). Foto: Kemenhan

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) PEGASE 2026 di Terminal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026).


Peninjauan tersebut merupakan wujud perhatian dan dukungan penuh pemerintah dalam meningkatkan kapasitas operasional, profesionalisme prajurit, serta modernisasi alutsista TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui kerja sama internasional berstandar global.


Latma PEGASE 2026 merupakan latihan militer gabungan berskala besar antara TNI AU dan Angkatan Udara Prancis (Armée de l’Air et de l’Espace / FASF). Edisi ketujuh dari misi proyeksi kekuatan udara Prancis di kawasan Indo-Pasifik ini kembali menjadikan Indonesia sebagai titik singgah (hub) dan mitra latihan utama.


Latihan militer ini sekaligus menjadi implementasi dari kesepakatan kemitraan strategis pertahanan Indonesia–Prancis yang sebelumnya telah diteken oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris.


Di sela-sela peninjauannya, Menhan Sjafrie mengapresiasi tingginya tingkat interoperabilitas dan kesiapan taktis para penerbang serta personel pendukung dari kedua belah pihak.


“Peninjauan langsung ini menegaskan komitmen kita untuk terus memperkuat daya gentar serta profesionalisme prajurit TNI AU. Pelaksanaan Latma PEGASE 2026 tidak hanya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis, tetapi juga membuktikan kesiapan TNI AU dalam mengoperasikan alutsista generasi baru secara presisi dan terintegrasi,” tegas Menhan Sjafrie.


Dalam gelaran ini, kedua angkatan udara mengerahkan deretan alutsista mutakhir. TNI AU menurunkan pesawat tempur Rafale, pesawat angkut strategis A400M, serta prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Pasgat). Sementara FASF Prancis mengerahkan jet tempur Rafale, pesawat tanker multi-peran A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport), dan A400M Atlas.


Rangkaian skenario latihan taktis yang dijalankan meliputi pengisian bahan bakar di udara (Air-to-Air Refueling / AAR), penerjunan taktis (Static Jump) pasukan Pasgat dari A400M, manuver pengawalan udara (Air Cover), hingga forum pertukaran keahlian teknis (Subject Matter Expert Exchange / SMEE).


Menhan Sjafrie menambahkan bahwa kolaborasi kekuatan udara dalam Latma PEGASE 2026 menjadi simbol penting diplomasi pertahanan Indonesia yang inklusif dan bersahabat dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan Indo-Pasifik. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update