Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Merit System, Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu dan KSSK

Senin | September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T07:29:24Z
Menkeu Suahasil Nazara resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan, Senin (21/9/2026). Foto: Kemenkeu

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan serta Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (21/9/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi Kemenkeu dalam memperkuat struktur kepemimpinan, merit system, dan tata kelola organisasi.


Dalam sambutannya, Suahasil menjelaskan bahwa pengisian jabatan ini telah melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang melibatkan pimpinan Unit Eselon I secara berjenjang.


"Baperjakat adalah proses yang sangat penting untuk menjaga merit system kita. Proses ini dilakukan secara berjenjang dari sistem talent management yang menilai kinerja, karakteristik, hingga potensi setiap pegawai Kementerian Keuangan," tegas Suahasil.


Menurutnya, proses promosi dan mutasi yang sehat serta kredibel merupakan fondasi utama dalam membangun akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pengelola keuangan negara.


Tak hanya menuntut pemahaman fungsi teknis, Suahasil menekankan pentingnya kepemimpinan strategis, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan membangun koordinasi lintas unit di bawah payung semangat "Kemenkeu Satu".


"Kepemimpinan strategis harus selalu berjalan bersama integritas dan profesionalisme. Kualitas analisis, keberanian mengambil keputusan, tata kelola yang baik, dan tanggung jawab menjaga amanah publik harus menjadi satu kesatuan," ujarnya.


Mengakhiri pengarahannya, Menkeu mengingatkan para pejabat terlantik bahwa tugas yang mereka emban memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat luas.


"Pada akhirnya yang kita kelola bukan sekadar angka semata, melainkan harapan masyarakat Indonesia terhadap masa depan bangsa yang lebih baik," pungkas Suahasil. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update