Laporaninformasi.com (Malang) — Kawasan wisata Gunung Bromo resmi dibuka kembali untuk wisatawan mulai Sabtu (19/9/2026) pukul 00.01 WIB. Langkah ini diambil Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) setelah upaya pemadaman dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak 10 September 2026 dinyatakan terkendali.
Pihak BB TNBTS menjelaskan bahwa keputusan pembukaan ini memperhitungkan pelbagai aspek krusial di lapangan.
"Pembukaan kembali ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan, kondisi kawasan, keberlanjutan aktivitas wisata, serta keberlangsungan sosial ekonomi masyarakat dan pelaku jasa wisata," tulis pengumuman resmi BB TNBTS melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (19/9/2026).
Kendati aktivitas pariwisata telah berjalan normal, pengelola kawasan menegaskan bahwa pengawasan akan ditingkatkan. Seluruh pengunjung diwajibkan mematuhi aturan kunjungan, petunjuk petugas, serta bersiap menghadapi potensi pembatasan akses di titik-titik tertentu sesuai situasi kawasan.
Guna mengantisipasi terulangnya insiden karhutla, BB TNBTS memberlakukan larangan ketat terhadap aktivitas yang berpotensi memicu api. Wisatawan dilarang keras membuat api unggun atau perapian, membakar sampah/barang apapun, serta membuang puntung rokok maupun korek api secara sembarangan.
Selain itu, pengunjung diminta untuk aktif menjaga kebersihan dan keamanan kawasan, memperhitungkan kondisi cuaca setempat, serta tidak mengganggu jalannya patroli, pengamanan, maupun pemantauan yang masih terus dilakukan petugas.
Masyarakat dan wisatawan juga diimbau segera melapor kepada petugas di lapangan jika menemukan adanya tanda-tanda asap, bara, atau titik api sekecil apa pun.
Adapun bagi wisatawan yang telah mengantongi tiket masuk Bromo untuk periode 19 hingga 30 September 2026, BB TNBTS memastikan tiket tersebut tetap sah dan dapat dipergunakan sesuai dengan jadwal tanggal yang tertera. *Jel/red*
