Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

P2K IIBN 2026 Batam : Rektor Jontro Ingatkan Mahasiswa "Tak Cukup Kuliah, Harus Berani Berkarya dan Siap Bersaing Global"

Selasa | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T02:29:13Z
Rektor Institut Teknologi & Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) Batam, Dr. Jontro Simanjuntak, S.Pt., S.E., M.M., saat membuka Program Pengenalan Kampus (P2K) IIBN 2026, Sabtu (29/8/2026) lalu. Foto : Doc Red

Laporaninformasi.com (Batam) -- Menjadi mahasiswa tidak cukup hanya hadir ke kampus, mengikuti perkuliahan, lalu pulang. Mahasiswa dituntut mampu mengembangkan diri, membangun jejaring, dan berani menghasilkan karya. Pesan tegas itu disampaikan Rektor Institut Teknologi & Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) Batam, Dr. Jontro Simanjuntak, S.Pt., S.E., M.M., saat membuka Program Pengenalan Kampus (P2K) IIBN 2026, Sabtu (29/8/2026).

 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Agustus 2026, di Aula Pontianak Kampus IIBN, Komplek Mitra Mas Blok C 11–18, Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Batam. Mengangkat tema “Beyond AI, Beyond Borders: Membangun Generasi yang Adaptif, Inovatif dan Berdaya Saing Global”, acara ini menjadi pintu masuk mahasiswa baru mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia yang semakin kompetitif.


Rektor Jontro menegaskan, status sebagai mahasiswa harus dimanfaatkan untuk membangun lebih banyak kemampuan. Pendidikan di perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada aktivitas akademik di dalam ruang kelas.


“Menjadi mahasiswa bukan hanya sekadar mengikuti perkuliahan, datang ke kampus, lalu pulang ke rumah. Lebih dari itu, mahasiswa harus aktif mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus,” tegas Jontro.


Ia menekankan dunia kerja dan kehidupan sosial membutuhkan lebih dari sekadar nilai akademik. Kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, membangun relasi, dan bekerja sama menjadi keterampilan yang harus mulai diasah sejak menjadi mahasiswa.


“Tidak semua keterampilan kita dapatkan dari dosen. Ada keterampilan yang tidak diajarkan secara langsung dan harus kita kembangkan sendiri melalui pengalaman,” ujarnya. Ia pun mendorong mahasiswa aktif mengikuti organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, serta tidak terjebak menjadi mahasiswa pasif yang hanya mengejar kehadiran.


Dalam kesempatan tersebut, Jontro juga mengajak mahasiswa tetap memiliki kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia. Meski diakui masih terdapat berbagai tantangan dalam dunia pendidikan nasional, kondisi tersebut tidak boleh membuat generasi muda kehilangan rasa percaya diri sebagai bangsa Indonesia.


“Indonesia adalah negara yang memiliki begitu banyak kekayaan, keberagaman, budaya serta nilai-nilai luhur. Ketika kita berada di luar negeri, kita akan semakin merasakan pentingnya nilai tata krama, kesopanan, kebersamaan dan budaya yang kita miliki,” tuturnya. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu bersaing secara global, tetapi juga tetap memiliki karakter dan identitas sebagai bangsa Indonesia.


Jontro juga meminta mahasiswa menjadikan IIBN sebagai rumah kedua — bukan sekadar tempat mengikuti kuliah, melainkan ruang untuk belajar, berdiskusi, berkarya, dan membangun relasi. Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan kampus untuk kegiatan-kegiatan positif.


Kegiatan P2K IIBN 2026 turut dihadiri Wakil Rektor IIBN Denok Wulandari, S.Kom., M.Kom., para ketua program studi, dosen, serta tim panitia IIBN 2026. Acara ditutup dengan penyuluhan kesehatan dari Rumah Sakit Griya Medika Batam, dilanjutkan dengan seminar bertema kecerdasan buatan (AI) yang disampaikan Arifian Saputra dari Infinite Learning. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update