Laporaninformasi.com (Jakarta) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyelenggarakan 4th Indonesia Health Partners Meeting (IHPM) di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Mengusung tema "Moving from Partnership to Impact", forum tahunan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mentransformasi kerja sama lintas sektor menjadi dampak nyata dan berkelanjutan bagi sistem kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menekankan bahwa kemitraan di sektor kesehatan bukan sekadar penggabungan kontribusi formalitas antarlembaga, melainkan penyatuan kekuatan untuk menciptakan daya jangkau yang lebih luas.
"Dalam matematika, satu ditambah satu sama dengan dua. Namun dalam kemitraan, persamaannya sangat berbeda. Ketika prioritas program pemerintah disatukan dengan keahlian dan dukungan mitra pembangunan serta jaringan pemangku kepentingan, kita menciptakan sinergi yang membuat efektivitas kemitraan menjadi jauh lebih besar dan tanpa batas," tegas Prof. Dante.
Guna mencapai dampak sistemik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, Wamenkes menjabarkan tiga prinsip utama yang harus dijalankan secara terintegrasi oleh Kemenkes dan seluruh mitra pembangunan: One Plan (Satu Perencanaan) Setiap program dan inisiatif kemitraan wajib terintegrasi dan menginduk pada prioritas nasional yang sama, One Budget (Satu Penganggaran) Mengatasi keterbatasan fiskal dengan mengintegrasikan pendanaan domestik dan eksternal dalam satu koridor investasi yang terkoordinasi dan One Evaluation (Satu Evaluasi) Ukuran keberhasilan difokuskan pada sejauh mana masyarakat terlindungi oleh sistem kesehatan, bukan sekadar capaian di atas kertas.
Prof. Dante menegaskan bahwa ketiga pilar tersebut harus bermuara pada One Commitment (Satu Komitmen) demi memberikan kepastian layanan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Masyarakat tidak membedakan apakah sebuah program berasal dari proyek pemerintah, donor, atau organisasi mandiri. Mereka hanya membutuhkan satu kepastian, apakah benar-benar terlindungi oleh sistem kesehatan. Mari kita terus re-imajinasi kemitraan kita untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh," pungkasnya.
Melalui perhelatan IHPM ke-4 ini, Kemenkes mengajak seluruh mitra pembangunan dan pemangku kepentingan untuk memperkuat penyelarasan (alignment) serta menyatukan langkah dalam mengawal transformasi kesehatan nasional. *Jel/red*
