Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gunung Anak Krakatau Erupsi, InJourney Airports Tutup 3 Bandara Utama

Minggu | September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T07:59:00Z
Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu gangguan penerbangan nasional, Minggu (6/9/2026) SumberFoto: CNBC

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu gangguan penerbangan nasional. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengumumkan penutupan sementara (aerodrome closed) tiga bandara utama akibat indikasi sebaran abu vulkanik berdasar Notice to Airmen (NOTAM) resmi dari AirNav Indonesia.


Hingga Minggu (6/9/2026) pukul 09.15 WIB, tiga bandara yang dihentikan operasionalnya meliputi: Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) Ditutup mulai pukul 01.30 hingga 13.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) Ditutup mulai pukul 07.20 hingga 14.00 WIB dan Bandara Radin Inten II (Lampung) Ditutup mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.


Penghentian operasional ini berdampak langsung pada 459 penerbangan, baik jadwal penerbangan domestik maupun internasional.


Bandara Soekarno-Hatta 301 penerbangan terdampak (kombinasi pembatalan, keterlambatan, dan pengalihan pendaratan), Bandara Halim Perdanakusuma 23 penerbangan terdampak (seluruhnya dibatalkan), Bandara Radin Inten II 12 penerbangan terdampak (seluruhnya dibatalkan) dan Bandara Jaringan Lainnya 277 penerbangan ikut terdampak imbas keterlambatan, pembatalan, dan pengalihan rute imbas penghentian rute utama.


Aktivasi Prosedur Service Recovery Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menegaskan bahwa penanganan penumpang terdampak serta penyampaian informasi terkini menjadi prioritas utama pihak pengelola.


"Kami mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan dan opsi penanganan yang tersedia," tegas Arie.


Guna menangani ribuan penumpang terdampak, prosedur Service Recovery Action (SRA) telah diaktifkan. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, pengelola menyediakan makanan dan minuman ringan, penyediaan fasilitas bus menuju hotel bekerja sama dengan maskapai, serta penyiapan area penampungan khusus di dalam terminal.


Seluruh personel dan fasilitas bandara di bawah naungan InJourney Airports kini disiagakan penuh sebagai lokasi pendaratan alternatif (alternate) serta kantong parkir armada pesawat untuk menopang kelancaran operasional pasca-pemulihan. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update