Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bekali 412 Calon Dansat, Kasad Ingatkan Pentingnya Kesiapan Perbatasan dan Kepedulian Prajurit

Rabu | September 30, 2026 WIB Last Updated 2026-09-30T08:14:54Z
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memberikan pengarahan penting kepada 412 calon Komandan Satuan, Selasa (29/9/2026). Foto: Tniad

Laporaninformasi.com (Jakarta) — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memberikan pengarahan penting kepada 412 calon Komandan Satuan (Dansat) di Aula A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (29/9/2026). Dalam arahannya, Kasad menekankan urgensi memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), khususnya di wilayah perbatasan, sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Kasad menjelaskan bahwa konsep Sishankamrata yang diwariskan oleh para pendahulu bangsa dan sesepuh TNI tetap sangat relevan dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis saat ini. Khusus di wilayah perbatasan, kekuatan pertahanan tidak cukup hanya mengandalkan Alutsista, melainkan harus didukung oleh kesiapan, kesadaran, serta militansi masyarakat sebagai bagian dari komponen pertahanan negara.


"Ancaman yang ada dan yang akan datang harus kita pahami. Apa ancamannya, itu yang dilatihkan. Alat-alat apa saja yang dipersiapkan, kemudian konsep operasinya, termasuk kemampuan satuan yang dikerahkan dan bagaimana logistiknya," ujar Jenderal Maruli.


Menurut Kasad, kesiapan satuan wajib disesuaikan secara presisi dengan karakter ancaman serta kondisi wilayah, termasuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perang gerilya. Oleh karena itu, para calon Dansat dituntut mampu membaca lingkungan strategis dan menyiapkan satuannya secara tepat.


Selain kesiapan operasional, Kasad mendorong para calon Dansat untuk terus mengembangkan inovasi dan pemikiran kreatif guna memajukan satuan. Para komandan diminta agar tidak terjebak dalam rutinitas, melainkan mampu menghadirkan terobosan nyata bagi pelaksanaan tugas.


Kasad juga mengingatkan pentingnya kepedulian pimpinan terhadap kondisi prajurit, terutama personel yang tengah mengemban tugas operasi di daerah penugasan yang sulit dijangkau, termasuk di Papua. Efektivitas penggunaan Alutsista dan dukungan logistik harus dikelola secara optimal guna mendukung tugas pokok sekaligus membantu masyarakat di sekitar wilayah penugasan.


Melalui pembekalan ini, Kasad berharap para calon Dansat mampu memanfaatkan amanah jabatan untuk membangun satuan yang disiplin, solid, profesional, adaptif, dan inovatif demi menjalankan tugas negara secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update