Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tembus Pasar Nasional, Pemko Tanjungpinang Gandeng Ritel Modern Dorong UMKM Lokal

Kamis | Agustus 20, 2026 WIB Last Updated 2026-08-20T04:25:32Z
Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memacu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk meluaskan jangkauan pemasaran, Kamis (20/8/2026). Foto: Diskominfotjpinang

Laporaninformasi.com (Tanjungpinang) — Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memacu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meluaskan jangkauan pemasaran. Tak lagi berpuas diri di tingkat lokal dan regional, produk unggulan daerah Tanjungpinang kini ditargetkan mampu menembus jaringan ritel nasional.


Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mempromosikan serta memfasilitasi para pelaku usaha agar mampu bersaing di kancah nasional. Langkah nyata ini diawali dengan peluncuran 10 produk unggulan daerah pada momen peringatan Kemerdekaan RI, 17 Agustus lalu.


“Tugas pemda salah satunya mempromosikan dan memfasilitasi produk unggulan daerah supaya bukan sekadar dijual di tingkat regional, tetapi bisa tembus ke pasar nasional,” ujar Lis saat memberikan keterangan pada Kamis (20/8/2026).


Sebagai langkah konkret, Pemko Tanjungpinang tengah menjajaki kerja sama dengan jaringan ritel nasional seperti Indomaret. Pembahasan difokuskan pada penyesuaian standar dan kualifikasi produk agar produk UMKM lokal memenuhi syarat pajang di gerai-gerai modern tersebut.


Meski begitu, Lis menyoroti tantangan utama yang wajib dihadapi para pelaku UMKM, yakni kesiapan kapasitas produksi. Penetrasi skala nasional menuntut lompatan kuantitas yang signifikan dibanding pasar lokal.


“Kalau untuk nasional tidak mungkin hanya 100 atau 200. Paling tidak 3.000 sampai 4.000 kemasan. Itu yang akan kita lihat, UMKM mana yang sudah bisa memproduksi secara massal,” tegasnya.


Guna merespons tantangan tersebut, Pemko Tanjungpinang akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap UMKM lokal. Pelaku usaha yang dinilai siap secara kualitas maupun volume produksi akan diprioritaskan untuk masuk ke rantai pasok yang lebih luas.


Adapun sejumlah komoditas yang menjadi andalan dalam program ini didominasi oleh olahan kuliner khas daerah, di antaranya snack otak-otak, lakse frozen, otak-otak frozen, bilis kriuk, abon tongkol, hingga olahan khas seperti sambal gonggong dan abon gonggong.


Pemerintah berharap momentum peluncuran produk unggulan ini menjadi pijakan awal bagi UMKM Tanjungpinang untuk naik kelas dan membawa citra kuliner daerah bersaing di panggung nasional. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update