Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

IPK Kepri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri Usut Jaringan Narkoba di Batam

Selasa | Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T09:17:41Z
Langkah tegas Mabes Polri ini patut kita dukung bersama demi 'memerdekakan' Batam dan Kepulauan Riau dari cengkeraman peredaran narkoba," ujar Budi Purba dalam keterangannya di Batam, Selasa (18/8/2026). Foto: Docred

Laporaninformasi.com (Batam) -- Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya Provinsi Kepulauan Riau (IPK Kepri) menyatakan dukungan penuh atas tindakan tegas Mabes Polri dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkoba di Kota Batam.


Ketua IPK Kepri, Budi Purba, menilai langkah cepat dan silent operation (operasi senyap) yang dilakukan Tim Bareskrim Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo merupakan angin segar bagi penegakan hukum dan penyelamatan generasi muda di Kepri.


"Langkah tegas Mabes Polri ini patut kita dukung bersama demi 'memerdekakan' Batam dan Kepulauan Riau dari cengkeraman peredaran narkoba," ujar Budi Purba dalam keterangannya di Batam, Selasa (18/8/2026).


Operasi senyap jajaran Bareskrim Polri tersebut sempat menyedot perhatian publik dan viral di media sosial setelah menyasar tempat hiburan malam berinisial HH di Batam. Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sekitar 36 orang pekerja wanita beserta para tamu.


Tak berhenti di situ, penyidik juga menyegel serta menyita sejumlah aset berharga yang ditengarai milik penanggung jawab lokasi tersebut berinisial BS. Aset yang dipasang garis polisi meliputi belasan unit mobil mewah dan kendaraan operasional, hingga rumah, villa, dan restoran milik BS yang berada di kawasan Punggur. Terduga pelaku Bs sendiri diduga telah melarikan diri ke Malaysia.


Letak geografis Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand menjadikan kawasan ini sangat rentan dijadikan jalur peredaran narkoba skala domestik maupun internasional. Sebelum penindakan dari Bareskrim, jajaran Koarmabar TNI AL juga berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin senilai Rp4,5 triliun dari kapal MV King Sun berbendera Tanzania.


Budi Purba berharap operasi pemberantasan narkoba oleh aparat penegak hukum ini tidak berhenti di tengah jalan.


"Kami berharap operasi ini dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, bukan sekadar pencitraan. Kota Batam dan Kepri harus benar-benar bersih dan bebas dari peredaran narkoba demi masa depan anak bangsa," tegasnya. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update