Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Sinergi Pemko dan BP Batam, Li Claudia Chandra Soroti Masalah Sampah di Drainase

Jumat | Juli 10, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T00:21:02Z
Li Claudia saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran OPD Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam di Kantor BP Batam, Kamis (9/7/2026). Foto: Diskominfobatam

Laporaninformasi.com (Batam) – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dengan rutin turun langsung ke lapangan.


Langkah ini dinilai krusial guna memastikan setiap program fisik maupun non-fisik berjalan sesuai dengan perencanaan awal dan memberikan dampak serta manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Hal tersebut ditegaskan Li Claudia saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran OPD Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Kantor BP Batam, Kamis (9/7/2026).


“Kita harus memastikan pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan perencanaannya. Turun langsung ke lapangan agar setiap kendala dapat segera diketahui dan diselesaikan,” tegas Li Claudia dalam arahannya kepada para kepala dinas.


Selain pengawasan di lapangan, Li Claudia juga menggarisbawahi pentingnya memperkuat sinergi antara Pemko Batam dan BP Batam. Terutama, pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang melibatkan irisan kewenangan kedua instansi tersebut. Pengawasan bersama secara ketat, mulai dari tahap awal pelaksanaan hingga serah terima pekerjaan, dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas hasil pembangunan di Kota Batam.


Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah OPD memaparkan progres terkini mengenai pelaksanaan program-program prioritas untuk Tahun Anggaran 2026. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, misalnya, melaporkan perkembangan pemeliharaan jalan, perbaikan sistem drainase, serta normalisasi sungai yang saat ini tengah berjalan di berbagai wilayah.


Di samping progres positif tersebut, Li Claudia memberikan catatan khusus mengenai persoalan drainase yang masih dipenuhi sampah. Ia menginstruksikan OPD terkait untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, mengingat hal tersebut memicu penyumbatan dan meningkatkan risiko genangan saat intensitas hujan tinggi.


Merespons persoalan estetika dan kebersihan kota, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam menyatakan terus membenahi sistem pengelolaan persampahan melalui optimalisasi armada pengangkut, penataan titik pembuangan sampah liar, hingga pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sejumlah lokasi strategis.


Sementara itu, dari sektor tata hijau, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan juga terus menggeser program pemeliharaan pohon, penataan taman, serta perluasan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan Batam.


Li Claudia berharap agar seluruh program pembangunan yang sedang berjalan tidak sekadar rampung tepat waktu secara administratif, melainkan benar-benar berorientasi pada kemanfaatan publik.


“Yang terpenting adalah masyarakat merasakan hasilnya. Karena itu, saya minta seluruh OPD terus memperkuat koordinasi, responsif terhadap persoalan di lapangan, dan bekerja secara terukur agar pembangunan di Kota Batam semakin baik,” pungkasnya. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update